Viral konten bandingkan MBG dengan kondisi Palestina, SPPG Sidanegara 2 Cilacap minta maaf

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 18 Maret 2026 | 14:36 WIB
Konten MBG dari SPPG Sidanegara 2 Cilacap yang menuai kecaman warganet (X/dosenkesmas)
Konten MBG dari SPPG Sidanegara 2 Cilacap yang menuai kecaman warganet (X/dosenkesmas)

GENMILENIAL.ID - Unggahan konten dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidanegara 2 Cilacap menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial dan menuai kecaman warganet.

Konten yang diunggah melalui akun TikTok pada Selasa, 17 Maret 2026 itu berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, narasi dalam video tersebut dinilai tidak tepat karena mengaitkan program MBG dengan krisis kemanusiaan di Palestina.

Bandingkan MBG dengan krisis di Palestina

Video berdurasi 24 detik tersebut memperlihatkan aktivitas petugas SPPG yang tengah menyiapkan menu MBG di dapur.

Baca Juga: Buka puasa bersama BPBD dan Tagana, Kang Rey beri kadeudeuh untuk relawan di Subang

Dalam video itu, muncul sejumlah narasi yang kerap menjadi keluhan di media sosial terkait pelaksanaan MBG, seperti 'Esnya kurang manis,' 'MBG makanannya nggak enak,' hingga 'Menunya nggak bermutu.'

Namun, di sela-sela video tersebut juga disisipkan potongan gambar anak-anak di Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan, seperti kekurangan makanan dan kondisi tempat tinggal yang hancur.

Penggabungan dua konteks tersebut memicu kritik karena dinilai tidak relevan dan menyentuh isu sensitif.

Baca Juga: Sentuhan Ramadan Kang Rey, 276 petugas kebersihan Subang terima kadeudeuh dan sembako

Meski konten tersebut telah dihapus, video itu kembali beredar setelah diunggah ulang oleh akun X @dosenkesmas dan telah ditonton lebih dari 2 juta kali.

SPPG akui lalai dan minta maaf

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak SPPG Sidanegara 2 Cilacap menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.

Tim media sosial SPPG Sidanegara 2, Andika, mengakui adanya kelalaian dalam proses pembuatan konten tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X