Beberapa pihak yang menerima apresiasi di antaranya:
- Satreskrim Polres Subang, atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan
- Satlantas Polres Subang, atas kinerja cepat dalam pengungkapan kasus penggelapan kendaraan
- Bhabinkamtibmas, yang aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
- Kelompok masyarakat dan petani, yang berkontribusi dalam program ketahanan pangan dan kamtibmas
Tegaskan budaya kerja profesional
Dalam amanatnya, Kapolres Subang menekankan bahwa institusi yang kuat tidak dibangun hanya dengan slogan, melainkan dengan konsistensi dalam menghargai kinerja dan menegakkan disiplin.
“Institusi besar lahir dari budaya menghargai prestasi. Ini penting agar setiap personel merasa dihargai dan terdorong memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Subang.
Baca Juga: Tak ada pilihan selain makam, warga Aceh Tamiang bertahan di kuburan Tionghoa pascabanjir
Dorong semangat dan soliditas internal
Melalui kegiatan ini, Kapolres Subang berharap seluruh jajaran semakin termotivasi untuk bekerja profesional, humanis, dan berintegritas, sekaligus memperkuat soliditas internal Polres Subang.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, menjadi simbol penguatan budaya apresiasi di lingkungan Polri, khususnya di Polres Subang.***
Artikel Terkait
Kembali ke Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono disambut tradisi pedang pora
AKBP Dony Eko Wicaksono resmi jabat Kapolres Subang, tegaskan komitmen lanjutkan program strategis nasional
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono tinjau lokasi bencana di Desa Mayang
Kriminalitas Subang turun 12 persen sepanjang 2025, Polres tegaskan arah Polri yang humanis dan berbasis teknologi
Tak sekadar bagi seragam, Bupati Subang dorong pemerataan pendidikan dan siapkan Rp35 miliar perbaikan sekolah
OTT oknum LSM peras kades, Polres Subang bongkar modus intimidasi anggaran desa
APDESI Subang bongkar modus 'surat cinta' oknum LSM, hampir seluruh kades pernah diintimidasi