Kecelakaan beruntun di Banyumanik Semarang: Truk diduga alami rem blong, 3 kendaraan terguling dan tutup jalan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 11 November 2025 | 01:50 WIB
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 7 November 2025 malam (Instagram.com/@polsekbanyumanik)
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 7 November 2025 malam (Instagram.com/@polsekbanyumanik)

Dalam hitungan detik, tiga kendaraan tersebut terguling dan membentuk barikade di tengah jalan, sementara tumpahan solar memenuhi permukaan aspal.

Baca Juga: Prabowo minta Menteri UMKM siapkan langkah substitusi produk lokal jelang larangan penjualan baju bekas thrifting

Diduga akibat rem blong

Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo mengatakan, sopir truk tronton sempat menyadari adanya gangguan pada sistem pengereman sebelum insiden terjadi.

“Truk tronton itu mengalami rem blong saat melaju dari Ungaran menuju Jatingaleh. Sopir sudah berusaha menghindar ke kanan karena sisi kiri penuh kendaraan roda dua,” ujar Hengky, Sabtu, 8 November 2025.

Benturan keras menyebabkan ketiga kendaraan terguling dan menutup dua jalur utama di kawasan tersebut.

Baca Juga: Sehari jelang sidang korupsi, rumah Hakim PN Medan Khamozaro Waruwu terbakar: Ada telepon misterius, polisi turun tangan

Untuk mencegah kebakaran akibat solar yang tumpah, petugas pemadam kebakaran dikerahkan membantu proses evakuasi.

Evakuasi dan penanganan polisi

Evakuasi berlangsung hingga Sabtu dini hari, 8 November 2025.

Truk boks dan Avanza berhasil dipindahkan sekitar pukul 23.41 WIB, sementara truk tronton baru bisa dievakuasi ke tepi jalan sekitar 00.30 WIB.

“Kami masih mengumpulkan fakta di lapangan, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi. Setelah itu baru bisa disimpulkan penyebab pastinya,” kata Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi.

Baca Juga: KPK ungkap modus korupsi Gubernur Riau Abdul Wahid: Ada 'jatah preman' di Dinas PUPR

Yunaldi menambahkan, polisi telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang sempat terjadi lebih dari dua jam.

Hingga Sabtu pagi, jalur menuju Ungaran kembali normal setelah petugas selesai membersihkan sisa solar di lokasi kejadian.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X