Polisi periksa sopir truk AQUA usai tabrakan maut di Cijambe, 3 tewas diduga akibat rem blong

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 22:33 WIB
Kasat Lantas Polres Subang, AKP Asep Saepudin berikan keterangan pers pada awak media, Kamis 9 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)
Kasat Lantas Polres Subang, AKP Asep Saepudin berikan keterangan pers pada awak media, Kamis 9 Oktober 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Subang bergerak cepat menindaklanjuti kecelakaan maut di jalur menurun Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang menewaskan tiga orang dan melibatkan truk pengangkut galon air mineral merek AQUA, Kamis, 9 Oktober 2025.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Asep Saepudin, mengatakan pihaknya telah memeriksa sopir truk tronton Hino B-9554-KYU yang diduga menjadi penyebab utama tabrakan beruntun tersebut.

“Kami sudah mengamankan sopir truk dan tengah melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan juga mencakup aspek teknis kendaraan, termasuk fungsi rem dan sistem kemudi,” ujar AKP Asep kepada wartawan, Kamis 9 Oktober 2025.

Baca Juga: Jalur Cijambe kembali telan korban, truk pengangkut AQUA seruduk 5 kendaraan, 3 tewas

Truk AQUA diduga alami rem blong

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Raya Bandung–Subang, Kampung Cileuleuy, Desa Gunungtua, Kecamatan Cijambe, itu melibatkan enam kendaraan, di antaranya truk tronton, Toyota Avanza, Mitsubishi Pick Up, Suzuki Swift, Toyota Calya, dan Honda PCX.

Truk pengangkut galon AQUA yang melaju dari arah Bandung diduga kehilangan kendali saat melintasi turunan panjang dan menabrak kendaraan di depannya.

Akibat benturan keras, tiga penumpang pick up — Imih (72 tahun), Minah (59 tahun), dan Nuriyah (61 tahun) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengemudi pick up Endang Sunarya (54 tahun) serta empat penumpangnya mengalami luka-luka, begitu juga dengan pengendara motor Aah Kurnaningsih (22 tahun) dan penumpangnya, Ida, yang kini dirawat di RSUD Ciereng Subang.

Baca Juga: Kang Rey: Wisata Subang harus jadi motor ekonomi rakyat, bukan milik investor

“Peristiwa terjadi siang hari dengan cuaca cerah dan jalan menurun beraspal baik. Arus lalu lintas cukup ramai,” jelas AKP Asep.

Pemeriksaan teknis dan proses hukum berjalan

Menurut AKP Asep, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolres Subang sebagai barang bukti.

Pihaknya kini memeriksa kondisi rem truk dan memintai keterangan saksi di lokasi, termasuk sopir yang masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Gakkum Satlantas Polres Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X