GENMILENIAL.ID – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar sebagian uang hasil pengembalian kasus korupsi, khususnya senilai Rp13 triliun dari kasus ekspor minyak sawit mentah (CPO), dialokasikan untuk memperkuat dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Instruksi itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie.
Menkeu: Realisasi tahun depan
Menkeu Purbaya menyatakan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo, namun menegaskan bahwa alokasi dana hasil sitaan korupsi ke LPDP baru bisa direalisasikan mulai tahun 2026.
Baca Juga: Isu 'perang dingin' Purbaya vs Luhut di sidang kabinet: Dari utang Whoosh hingga debat family office
“Saya belum diskusi detailnya, tapi diperintahkan untuk ditambahkan ke LPDP,” ujar Purbaya di Istana Negara, Senin malam.
“Kalau tahun depan bisa, kalau sekarang belum bisa,” lanjutnya.
Wamen Stella Christie: Mulai pemetaan dan koordinasi
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan bahwa pihaknya akan segera memetakan kebutuhan LPDP sesuai arahan Presiden.
“Ya, tindak lanjutnya kita akan langsung memetakan bersama dengan LPDP,” kata Stella.
Ia menambahkan, dana riset dan beasiswa nasional selama ini memang sebagian besar berasal dari LPDP, termasuk peningkatan 218 persen dana riset di bawah koordinasi Presiden Prabowo.
“Bapak ingin mencetak SDM unggul di bidang sains dan teknologi, juga di bidang-bidang lain yang sangat diperlukan negara,” imbuhnya.
Prioritas untuk fakultas kedokteran dan Tenaga Medis
Artikel Terkait
Diincar para mahasiswa, simak keuntungan daftar beasiswa LPDP yang segera dibuka 17 Januari 2025
Gibran beberkan laporan anggaran Rp17,1 triliun untuk perbaikan sekolah, ungkap negara telah biayai 8.500 mahasiswa LPDP di tahun 2024
Mutiara Baswedan lanjut S2 di Harvard dengan beasiswa LPDP, Anies beri pesan menyentuh
Menkeu Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi capai 5,67 persen, isyaratkan penurunan tarif PPN di 2026
BGN kembalikan Rp70 triliun dana MBG tak terserap, Menkeu Purbaya: Uangnya belum ada di APBN 2025
Titel pengangguran tertinggi di ASEAN bayangi anak muda RI, Menkeu Purbaya tebar janji ekonomi pulih akhir 2025
Isu 'perang dingin' Purbaya vs Luhut di sidang kabinet: Dari utang Whoosh hingga debat family office