Presiden Prabowo minta uang sitaan korupsi dialokasikan untuk LPDP, Menkeu janji realisasi tahun depan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:08 WIB
Menkeu Purbaya respons permintaan Presiden Prabowo soal penggunaan uang pengembalian korupsi untuk LPDP (Instagram/menkeuri)
Menkeu Purbaya respons permintaan Presiden Prabowo soal penggunaan uang pengembalian korupsi untuk LPDP (Instagram/menkeuri)

GENMILENIAL.ID – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar sebagian uang hasil pengembalian kasus korupsi, khususnya senilai Rp13 triliun dari kasus ekspor minyak sawit mentah (CPO), dialokasikan untuk memperkuat dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Instruksi itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie.

Menkeu: Realisasi tahun depan

Menkeu Purbaya menyatakan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo, namun menegaskan bahwa alokasi dana hasil sitaan korupsi ke LPDP baru bisa direalisasikan mulai tahun 2026.

Baca Juga: Isu 'perang dingin' Purbaya vs Luhut di sidang kabinet: Dari utang Whoosh hingga debat family office

“Saya belum diskusi detailnya, tapi diperintahkan untuk ditambahkan ke LPDP,” ujar Purbaya di Istana Negara, Senin malam.

“Kalau tahun depan bisa, kalau sekarang belum bisa,” lanjutnya.

Wamen Stella Christie: Mulai pemetaan dan koordinasi

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menegaskan bahwa pihaknya akan segera memetakan kebutuhan LPDP sesuai arahan Presiden.

“Ya, tindak lanjutnya kita akan langsung memetakan bersama dengan LPDP,” kata Stella.

Baca Juga: 10 Ribu anak jadi korban keracunan MBG, pemerintah tutup 106 dapur: Saatnya orang tua ikut siapkan makanan sekolah?

Ia menambahkan, dana riset dan beasiswa nasional selama ini memang sebagian besar berasal dari LPDP, termasuk peningkatan 218 persen dana riset di bawah koordinasi Presiden Prabowo.

“Bapak ingin mencetak SDM unggul di bidang sains dan teknologi, juga di bidang-bidang lain yang sangat diperlukan negara,” imbuhnya.

Prioritas untuk fakultas kedokteran dan Tenaga Medis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X