Viral! Turis Mesir diduga minta ganti rugi Rp28,4 miliar usai digigit ular di hotel Lombok

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 17 Agustus 2025 | 20:16 WIB
Tangkapan layar postingan viral terkait turis asal Mesir yang diduga minta ganti rugi ke hotel di Lombok setelah digigit ular berbisa (Instagram.com/@lambegosiip)
Tangkapan layar postingan viral terkait turis asal Mesir yang diduga minta ganti rugi ke hotel di Lombok setelah digigit ular berbisa (Instagram.com/@lambegosiip)

GENMILENIAL.ID – Dunia maya tengah heboh dengan kabar seorang turis asal Mesir yang diduga meminta ganti rugi fantastis sebesar Rp28,4 miliar kepada salah satu hotel di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Insiden ini bermula ketika turis tersebut dikabarkan mengalami gigitan ular berbisa saat berada di area hotel Novotel Lombok.

Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @lambegosiip pada Minggu 17 Agustus 2025. 

Baca Juga: Dipimpin Basuki Hadimuljono, upacara HUT ke-80 RI di IKN berlangsung meriah

Dalam unggahan itu disebutkan, pria asal Mesir yang diketahui bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab, mengalami kerugian besar pasca-insiden.

Akibatnya, ia bersama kuasa hukumnya menuntut pihak hotel bertanggung jawab atas segala kerugian yang dialami.

“Tak tanggung-tanggung, Novotel Lombok digugat untuk membayar ganti rugi sebesar Rp28,4 miliar oleh turis Mesir yang bekerja di Dubai,” tulis keterangan akun tersebut.

Kuasa hukum korban, Atmaja, menguraikan perhitungan kerugian materil kliennya.

Baca Juga: Gempa Poso sebabkan puluhan warga terluka, Gereja Jemaat Elim rusak

Biaya pengobatan dan medical check up mencapai Rp26 juta, ditambah kerugian akibat potongan gaji selama sembilan bulan senilai Rp979 juta.

Selain itu, korban juga menuntut biaya asuransi Rp1,1 juta per bulan selama sembilan bulan, serta penggantian tiket pesawat Bali–Dubai senilai Rp20,3 juta.

Menurut Atmaja, tuntutan itu didasarkan pada akumulasi dampak medis dan finansial yang dialami kliennya.

Gigitan ular berbisa disebut berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan dan produktivitas korban di tempat kerjanya di Dubai.

Baca Juga: ESAI: Mencintai Indonesia dan patriotisme warga negara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X