PM Thailand yang tengah diskors kecam serangan Kamboja, dukung langkah pemerintah dan militer

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 25 Juli 2025 | 12:57 WIB
PM Thailand yang saat ini diskors, Paetongtarn Shinawatra mengecam aksi Kamboja di wilayah perbatasan (Instagram/ingshin21)
PM Thailand yang saat ini diskors, Paetongtarn Shinawatra mengecam aksi Kamboja di wilayah perbatasan (Instagram/ingshin21)

GENMILENIAL.ID – Perdana Menteri Thailand yang sedang ditangguhkan, Paetongtarn Shinawatra, mengecam keras aksi agresi militer Kamboja di sepanjang perbatasan kedua negara.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dan militer Thailand dalam merespons serangan tersebut.

Melalui pernyataan resmi di akun media sosial X pada Kamis, 24 Juli 2025, Paetongtarn menyebut bahwa Kamboja telah melakukan pelanggaran hukum internasional dan hak asasi manusia dengan melepaskan tembakan terlebih dahulu ke wilayah Thailand, yang menyebabkan korban di kalangan warga sipil.

Baca Juga: Viral dugaan perang Thailand-Kamboja, roket hantam minimarket dan F-16 dikerahkan

"Saya mengecam Kamboja atas penggunaan kekerasan dan tindakan agresi di sepanjang perbatasan Thailand," tulisnya di akun @ingshin.

"Tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap norma-norma hukum internasional, terutama hak asasi manusia dan prinsip-prinsip etika," tambahnya

Paetongtarn yang juga menjabat sebagai Menteri Kebudayaan menekankan bahwa Thailand sejauh ini selalu mengedepankan jalur diplomatik dengan kesabaran dan pengendalian diri.

Meski begitu, ia mendukung penuh semua langkah pembalasan dari pemerintah, angkatan bersenjata, dan Kementerian Luar Negeri yang dilakukan dalam kerangka hukum dan prinsip internasional.

Baca Juga: Yamaha Grand Filano disorot: Stylish tapi masih kurang ramah untuk cewek Indonesia?

Ia juga menyampaikan dukungan moral kepada seluruh aparat keamanan dan masyarakat di wilayah terdampak.

“Saya menyampaikan dukungan moral saya kepada seluruh perwira yang saat ini sedang membela integritas dan kedaulatan nasional kita,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, putri mantan PM Thaksin Shinawatra itu mengimbau seluruh warga untuk mematuhi protokol keselamatan demi menjaga keselamatan jiwa dan harta benda di tengah situasi genting ini.

Diketahui, Paetongtarn saat ini tengah menjalani masa skorsing setelah bocornya percakapan pribadinya dengan mantan PM Kamboja yang kini menjabat sebagai Presiden Senat, Hun Sen.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X