GENMILENIAL.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sistem transportasi Ibu Kota saat ini lebih baik dibandingkan kota New York, Amerika Serikat.
Klaim tersebut ia sampaikan usai menghadiri forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York selama sepekan.
“Transportasi di Jakarta rupanya sekarang ini dilihat juga oleh dunia internasional yang mengalami perbaikan,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025.
Baca Juga: Ozzy Osbourne meninggal dunia di usia 76 tahun, dunia musik berduka
Dalam kunjungannya, Pramono mengaku bertemu langsung dengan Wali Kota New York dan pengelola sistem transportasi kota tersebut untuk berdiskusi soal mobilitas perkotaan.
Menurutnya, dibandingkan dengan New York, Jakarta saat ini jauh lebih baik dalam pengelolaan transportasi.
Ia juga mengacu pada peringkat kota termacet di dunia. Jika sebelumnya Jakarta selalu berada di posisi 10 besar, kini telah turun signifikan.
“Dulu Jakarta enggak pernah enggak sepuluh besar kota macet, sekarang ini New York tetap kota macet, Jakarta udah nomor 90,” ujarnya.
Baca Juga: Suzuki Address FI: Skutik nyaman yang terjebak di zona nyaman
Pramono menilai kemajuan itu tak lepas dari pembangunan berbagai moda transportasi publik yang dilakukan Pemprov DKI, seperti MRT, LRT, Transjakarta, KRL, dan Transjabodetabek.
Pernyataan tersebut mencuri perhatian publik, di tengah fakta bahwa kemacetan masih menjadi keluhan warga di sejumlah titik Jakarta.
Meski demikian, Pemprov DKI dinilai terus menunjukkan kemajuan dalam perbaikan sistem transportasi.***
Artikel Terkait
Waspada pasang puncak! BPBD DKI imbau warga pesisir siaga hadapi rob hingga 29 Juni
Lowongan PPSU DKI Jakarta dibuka hingga 26 Juni 2025, Kelurahan Ancol jadi formasi terbanyak
Gubernur Pramono Anung cerita awal taman 24 jam di Jakarta, terinspirasi dari London
Viral dugaan pungli petugas Dishub, Gubernur Pramono Anung perintahkan pemeriksaan: Tak bisa dibiarkan
Car Free Night Jakarta batal digelar, Gubernur Pramono Anung: Jangan ganggu jalan utama dan aktivitas warga
Padel kena pajak hiburan 10 persen, Pramono Anung: Rata-rata pemainnya mampu
PBJT 10 persen untuk olahraga padel bukan inisiatif DKI, Gubernur Pramono: Itu amanat UU, bukan keputusan sepihak