'Bukan untuk pamer, tapi bukti kerja nyata!', Kang Rey tekankan transparansi dan respons cepat aduan warga

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 30 Juni 2025 | 21:31 WIB
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR lakukan briefing staf Pemda Subang secara virtual, Senin, 30 Juni 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR lakukan briefing staf Pemda Subang secara virtual, Senin, 30 Juni 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menegaskan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang terbuka, tanggap, dan bersih dari kepentingan pribadi.

Dalam briefing staf Pemda Subang yang digelar secara virtual, Senin, 30 Juni 2025, Kang Rey menyampaikan sejumlah penekanan tegas, mulai dari penegakan Perbup, keterbukaan informasi publik, hingga peringatan keras terhadap praktik titipan proyek.

Dalam arahannya, Bupati menyoroti lemahnya implementasi Perbup tentang pembatasan operasional angkutan barang. Ia menyebut masih banyak pelanggaran di lapangan yang perlu ditindak tegas.

“Kamis nanti kita rapat lintas sektoral bersama Kasatlantas yang baru. Kita harus sepakat untuk ambil langkah konkret,” tegas Kang Rey.

Baca Juga: Transformasi pelayanan publik: Polres Subang resmikan Kantor Satpas dan Aula Sat Lantas berbasis semangat 'Tatag Trawang Tungga'

Lebih dari itu, Bupati menekankan bahwa transparansi dan respons terhadap aduan masyarakat menjadi ujian utama kinerja setiap perangkat daerah.

Ia meminta setiap OPD dan kecamatan segera menunjuk PIC admin media sosial yang bertugas menyampaikan progres aduan secara berkala.

“Ini bukan untuk pamer, tapi masyarakat perlu tahu bahwa pemerintah bekerja. Kita tunjukkan keterbukaan,” katanya.

Bupati bahkan berjanji akan memantau langsung kinerja media sosial tiap dua pekan dan mengumumkan OPD serta kecamatan paling aktif dan pasif.

Baca Juga: Kenaikan pangkat di Polres Subang jadi momentum perkuat integritas dan hindari praktik menyimpang

Kang Rey juga memberikan sinyal kuat soal anti-titipan proyek, menginstruksikan para camat agar menolak tegas siapa pun yang mengatasnamakan dirinya.

“Saya tidak pernah nitip proyek. Camat yang berani menolak justru akan saya hargai. Jangan layani pihak yang mencatut nama saya,” ucapnya lantang.

Ia juga mengingatkan soal percepatan realisasi anggaran menjelang akhir semester pertama 2025, mengingat sistem SIPD telah dikunci sejak Jumat lalu.

Acara yang juga diisi dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan pemaparan data inflasi, pendapatan daerah, serta evaluasi pengendalian kendaraan berat ini ditutup dengan penghargaan kepada Camat Pagaden Drs. Muhammad Rudi yang akan memasuki masa purna tugas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X