GENMILENIAL.ID - Kabar duka menyelimuti dunia Pencak Silat Indonesia atas kabar wafatnya tokoh Eddie Nalapraya pada Selasa, 13 Mei 2025.
Jenazah Eddie kini telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada hari yang sama.
Dalam prosesi itu, tampak Presiden RI, Prabowo Subianto yang turut mengantarkan jenazah Eddie menuju ke tempat peristirahatan terakhir.
Prabowo pun sempat menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya tokoh Pencak Silat Indonesia yang berjaya di era 1980-an.
Baca Juga: Viral Rafathar adukan Mama Gigi gegara malas mandi, Dedi Mulyadi: Dijemput ke barak militer!
"Saya kenal beliau cukup lama mungkin dari tahun 80-an. Dan beliau sangat rajin, sangat besar perannya dalam membina pencak silat Indonesia," tutur Prabowo di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, pada Selasa, 13 Mei 2025.
Ketum Partai Gerindra itu pun mengenang almarhum Eddie sebagai sosok pembina di dunia pencak silat nasional dan internasional.
Di sisi lain, Prabowo mengaku telah memahami betul kiprah sang Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ketum IPSI).
"Kita saksi semua, (almarhum) memiliki peran besar dalam mempertahankan pencak silat, kepribadian bangsa. Beliau rajin keliling dunia, mempertahankan silat," sebutnya.
Presiden RI itu kemudian menutup pernyataannya dengan menyebut Eddie adalah tokoh utama berdirinya IPSI.
"Kalau ditanya Ketum IPSI, Pak Eddie, kalau Pak Prabowo, saya penggantinya. Dan karena itulah beliau diberi Penghargaan tertinggi (Bintang) Mahaputra," tandas Prabowo.***
Artikel Terkait
Kabar duka, mantan penyanyi cilik era 80 hingga 90-an, Puput Novel meninggal dunia
Duka para pemeran serial Preman Pensiun usai aktor 'Kang Gobang' anak buah kepercayaan Kang Mus itu kini telah wafat
Kabar duka dari industri hiburan Indonesia, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia di usia 68 tahun
Kabar duka dari Vatikan, Paus Fransiskus meninggal dunia di usia 88 Tahun
Anak mendiang Hotma Sitompul tanggapi kehadiran Desiree dan Bams di rumah duka: Mereka bagian dari kami
Setelah hapus ucapan duka, Israel tegas tidak mengirim pejabat senior ke pemakaman Paus Fransiskus, buntut kecewa dukungan pada Palestina?
Sampaikan duka cita atas meninggalnya Bunda Iffet, Gubernur DKI Jakarta: KIta kehilangan tokoh pemersatu