Tindak pungli berkedok jualan air, Kapolsek Jalancagak pastikan tak ada ruang untuk premanisme

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 21 April 2025 | 16:37 WIB
Kapolsek Jalancagak, Kompol Dede Suherman tindak tegas pelaku pungli terhadap supir truk dan pengguna jalan di Desa Buniayu, Senin 21 April 2025 (Dok. Istimewa)
Kapolsek Jalancagak, Kompol Dede Suherman tindak tegas pelaku pungli terhadap supir truk dan pengguna jalan di Desa Buniayu, Senin 21 April 2025 (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID – Langkah cepat dilakukan Polsek Jalancagak menyikapi keresahan masyarakat terhadap maraknya praktik pungutan liar (pungli) berkedok penjualan air mineral di wilayahnya.

Kapolsek Jalancagak, Kompol Dede Suherman menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi praktik premanisme dalam bentuk apapun.

Bersama jajarannya, Kompol Dede langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan dari para sopir truk dan pengguna jalan yang kerap menjadi korban pungli di kawasan Desa Buniayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Baca Juga: Respons cepat Kapolres Subang redakan ketegangan: Audiensi bersama seniman dan komitmen penegakan etik anggota

Dalam operasi yang digelar pada Senin, 21 April 2025, polisi mengamankan 10 orang yang diduga melakukan praktik pemerasan.

“Modusnya berpura-pura menjual air mineral kepada kendaraan yang melintas, terutama truk dan kendaraan besar, dengan harga tidak wajar dan secara memaksa,” ungkap Kompol Dede.

Barang bukti berupa sejumlah uang dan air kemasan juga turut diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurutnya, tindakan ini merupakan bentuk implementasi dari arahan Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu serta dukungan terhadap surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 37/HUB.02/Kesra yang menekankan pentingnya menertibkan pungutan liar di jalan umum.

Baca Juga: Kilometer pertama Subang Leucir: Jalan rusak puluhan tahun akhirnya dibeton

Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Jalancagak aktif melakukan langkah preemtif, preventif, hingga represif untuk memberantas praktik-praktik yang meresahkan tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor apabila mengalami pemerasan ataupun intimidasi dari oknum tak bertanggung jawab.

“Kami berupaya menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. Tidak ada tempat bagi pelaku premanisme, terlebih yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Jalancagak dan sekitarnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X