Terungkap beras medium dilabeli dan dijual sebagai beras premium, begini cara mudah membedakannya agar tidak tertipu

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 2 April 2025 | 21:09 WIB
Ilustrasi beras - cara membedakan beras premium dan medium (Instagram/perum.bulog)
Ilustrasi beras - cara membedakan beras premium dan medium (Instagram/perum.bulog)

GENMILENIAL.ID - Praktik curang komoditas pangan yang beredar di masyarakat kembali terkuak.

Setelah heboh kasus repacker nakal yang mengurangi volume minyak goreng MinyaKita, kini oknum pelaku usaha juga berbuat curang di sektor beras.

Terbukti bahwa ada praktik curang membuat beras medium menjadi beras premium dengan cara menipu.

Praktik ini diungkap oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengaku telah melakukan uji sampel.

Baca Juga: Dibongkar Pandu Sjahrir, begini cita-cita Prabowo mengenai masa depan Indonesia lewat Danantara

“Kami ke beberapa tempat, kami sudah ambil sampelnya, kami cek, ternyata isinya medium, tapi tulisnya premium,” kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Itu merugikan masyarakat, merugikan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Pasalnya, rakyat dibohongi dengan beras yang dilabeli premium ternyata berisi beras medium.

Sehingga rakyat yang telah mengeluarkan uang lebih banyak untuk berharap mendapat beras kualitas baik, menjadi dirugikan.

Baca Juga: Ada embel-embel ‘keponakan Luhut,’ Pandu Sjahrir ungkap sang paman tak tahu Prabowo menunjuknya jadi CIO Danantara

“Sampaikan ke semua pengusaha, jangan medium dialihkan menjadi premium, isinya medium, tapi tulisnya premium karena kami sebentar lagi akan cek seluruh Indonesia,” ujarnya.

Untuk menghindari jadi korban curang beras premium abal-abal ini, ada beberapa tips untuk membedakannya dengan beras premium asli.

Pada beras premium dan beras medium keduanya memiliki derajat sosoh (terlepasnya kulit ari pada beras) yang sama,yaitu sebesar 95 persen, dengan kadar air maksimal sebanyak 14 persen.

Perbedaan yang jelas terlihat dari kedua kelas beras tersebut ada pada kualitas tampilan beras, yaitu utuh dan patah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X