Dirawat lebih dari satu bulan, Paus Fransiskus disebut harus belajar bicara lagi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 18:42 WIB
Paus Fransiskus di balkon rumah sakit sebelum kembali ke Vatikan (Instagram.com/vaticannewspt)
Paus Fransiskus di balkon rumah sakit sebelum kembali ke Vatikan (Instagram.com/vaticannewspt)

Baca Juga: Anak-anak Presiden Republik Indonesia berkumpul di perayaan ulang tahun Didit Prabowo, warganet sebut belum tentu puluhan tahun lagi bisa terjadi

Selama masa pemulihan, Paus tidak menerima pengunjung dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk berdoa, menjalani terapi, serta melakukan pekerjaan ringan.

Namun, akhirnya Paus Fransiskus muncul di balkon Rumah Sakit Gemelli pada Minggu, 23 Maret 2025, dalam penampilan publik pertamanya setelah lima pekan dirawat.

Ia tampak mengacungkan jempol dan melambaikan tangan ke arah kerumunan umat yang berkumpul.

Meski terlihat lelah, ia tetap menyapa jemaat yang hadir.

"Saya melihat perempuan ini dengan bunga-bunga kuning. Brava!" ucap Paus dengan suara yang masih terdengar lemah. Ia juga sempat membuat tanda salib sebelum kembali didorong masuk ke dalam dengan kursi roda.

Baca Juga: Ada perbedaan informasi yang diterima Mabes TNI terkait dugaan oknum anggotanya jadi pelaku pembunuhan Juwita

Melansir Irish Examiner, banyak umat yang bersorak "Viva il Papa!" dan "Papa Francesco!" sebagai ungkapan kegembiraan atas kondisi Paus yang semakin membaik.

Paus Fransiskus kini telah kembali ke Vatikan untuk menjalani masa pemulihan selama dua bulan.

Tim dokter menyarankan agar ia menghindari pertemuan besar dan aktivitas berat agar dapat pulih sepenuhnya.

Meskipun masih dalam tahap pemulihan, umat Katolik di seluruh dunia merasa lega dan bersyukur atas kesembuhan Paus setelah menjalani rawat inap terpanjang dalam 12 tahun kepausannya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: Reuters, Vaticannews, Irishexaminer.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X