Baca Juga: Modifikasi cuaca dilakukan di beberapa tempat, inilah dampak yang tak banyak orang tahu
Sementara korban merupakan pasangan suami istri yang berasal dari Italia, yakni CG dan PN. Salah satu pelaku, N, merupakan mantan karyawan dari pihak korban.
Kejadian bermula saat korban menginap di sebuah vila di Jalan Nakula, Seminyak, Kuta, Badung, Bali, pada November 2021 lalu.
Saat perampokan berlangsung, istri korban, CG terbangun karena mendengar suara ledakan, bahkan ia melihat sudah ada para pelaku yang tengah menyekap suaminya, PN.
Dalam keterangan korban, pelaku saat itu berada di vila menggunakan pakaian serba hitam-hitam, bahkan sarung tangan dan penutup kepala yang digunakan serba hitam.
Korban Camilla saat terbangun kemudian ditodong menggunakan pisau belati lalu diikat tangan dan kakinya menggunakan lakban serta menutup mulut.
Pelaku sempat mengambil satu ponsel yang berisi akun Bitcoin korban dan meminta kata sandinya. Pihak korban pun tidak berdaya karena terus diancam dan dipukul pelaku.
Setelah menjalankan aksinya, pelaku pun lantas kabur. Kemudian, korban mengecek akun binance miliknya yang tercatat perpindahan aset digital ke sebuah akun yang diduga milik pelaku, N.
Transaksi itu dilakukan sebanyak tiga kali dengan total kerugian mencapai Rp5,8 miliar.***
Artikel Terkait
Polsek Subang bubarkan aksi geng motor yang diduga membawa senjata tajam dan amankan satu unit motor
Bawa sajam diduga hendak tawuran, 2 pelaku geng motor diamankan Polres Subang, pelaku terancam 9 tahun penjara
Berkenalan dengan Rusia, negara besar dengan sejuta misteri
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mantan agen KGB yang membawa Rusia jadi salah satu kekuatan global
Polsek Jalancagak amankan puluhan anggota geng motor yang terlibat tawuran di SPBU Kasomalang
Sempat jalani perawatan di RS Hamori, korban pengeroyokan geng motor meninggal dunia, Pj. Bupati harap kejadian serupa tidak terulang lagi di Subang
Ramai kasus bule Jerman bos Parq Ubud di Bali, kuasai 34 SHM hingga dihuni banyak warga Rusia