Soroti isu HAM seolah bukan untuk muslim, begini pernyataan tegas Prabowo soal kemerdekaan Palestina saat kunjungan ke Mesir

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 22 Desember 2024 | 00:56 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto soroti penegakan HAM di dunia internasional saat kunjungan kerja ke Mesir (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto soroti penegakan HAM di dunia internasional saat kunjungan kerja ke Mesir (Instagram.com/@prabowo)

"Hak asasi manusia bukan untuk orang Muslim. Ini kenyataannya, sangat menyedihkan," ungkap Prabowo. 

Baca Juga: Diskusi Indonesia dan Afrika Selatan, perkuat usulan ulama asal Tidore, Tuan Guru Abdullah bin Qadi Abdussalam sebagai pahlawan nasional

Ajak petinggi negara melihat realita

Prabowo juga mengajak para kepala negara yang hadir dalam kegiatan KTT ke-11 di Mesir itu untuk melihat realita yang terjadi di negaranya.

"Mari kita kerjakan apa yang kita bisa, tapi tetap lihat realitanya dan jujur dengan diri kita sendiri," ajaknya.

Tidak hanya itu, Prabowo juga menyerukan kerja sama yang erat terhadap situasi global yang dihadapi umat Muslim. 

Ketum Gerindra itu menegaskan komitmen Indonesia untuk melakukan yang terbaik dalam penguatan kerja sama di antara negara Muslim.

"Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun yang kita bisa, tapi saya mendorong persatuan. Saya mendorong kerja sama," tegasnya.

Baca Juga: Jelang Nataru, Polres Subang musnahkan 10.168 botol miras, AKBP Ariek Indra Sentanu : Komitmen kami tekan kriminalitas yang kerap dipicu oleh miras

Berkaca dari hal itu, terdapat ungkapan Presiden Prabowo dalam pidato pelantikannya pada 20 Oktober 2024 lalu, terkait posisi politik luar negeri Indonesia yang memihak untuk kemerdekaan Palestina.

Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan

Presiden pernah mengungkapkan bahwa Indonesia menentang penjajahan karena sebelumnya pernah dijajah bangsa lain. 

"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," ucap Prabowo saat mengutip pembukaan UUD 1945 di Gedung MPR Jakarta.

Ungkapan Presiden Prabowo tersebut mendapat sambutan meriah dari ratusan anggota MPR serta kepala negara atau kepala pemerintahan serta utusan khusus dari berbagai negara sahabat yang menghadiri upacara pelantikan Prabowo sebagai Presiden RI.

Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Kabupaten Subang desak polisi agar tindak tegas para perusuh dan pembuat kegaduhan hasil Pilkada Subang, termasuk oknum mahasiswa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X