Beda pandangan soal banjir? intip 3 rencana baru tiga paslon DKI Jakarta di Pilkada 2024

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 18 November 2024 | 17:03 WIB
Potret Para Calon Gubernur (Cagub) Pilkada 2024 yang membahas persoalan banjir di DKI Jakarta (YouTube.com/KPU Provinsi DKI Jakarta)
Potret Para Calon Gubernur (Cagub) Pilkada 2024 yang membahas persoalan banjir di DKI Jakarta (YouTube.com/KPU Provinsi DKI Jakarta)

"Seandainya dimanfaatkan sebagai kolam pipi monyet, maka akan berbeda hasilnya," ujarnya.

Baca Juga: Ngeri-ngeri sedap! politisi PAN ini paparkan masalah krusial Subang soal SDM yang masih rendah, warga lokal harus jadi prioritas dalam menyambut KEK

Pasangan duet Kun Wardana di ajang debat itu juga mengungkap tentang pengelolaan air dari banjir kiriman yang dapat dikelola menjadi air minum bagi masyarakat.

"Seandainya manajemen paham dalam mengelola air supaya air dari banjir kiriman jadi air minum dengan teknologi," tegasnya.

 

2. Tanggul laut raksasa ala Pram-Doel

Cagub DKI nomor urut 3, Pramono mengusulkan tentang tanggul laut raksasa dengan mangrove (Giant Mangrove Wall) yang dinilai dapat mengatasi banjir.

"Bukan hanya sekedar 'Giant Sea Wall' (Tanggul Laut Raksasa), kalau saya akan mengurus 'Giant Mangrove Wall' selain ekosistem dan ekologi juga jauh lebih bagus," tegasnya dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: Besok di Laska Hotel, KPU Subang gelar Debat Publik Kedua bagi 3 paslon Pilkada Subang 2024, ini tema menariknya

Pramono juga menyinggung soal rencana Giant Sea Wall yang sudah masuk Proyek Strategis Nasional, oleh sebab itu rencana pihaknya dinilai dapat mendukung pemerintah pusat.

"Komitmen itu akan kami teruskan ditambahkan dengan menanam pohon mangrove yang menjadi kekuatan kita bersama," terangnya.

 

3. Ridwan-Suswono sebut soal waduk baru dan sumur resapan 

Cawagub DKI nomor urut 1, Suswono mengungkap pihaknya akan membangun waduk baru dan sumur resapan untuk mengatasi persoalan banjir di DKI Jakarta.

"Saya kira memang tadi sudah disinggung juga, perlunya dibangun bendungan atau waduk baru yang cukup signifikan untuk menahan agar laju air tidak langsung ke Jakarta," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: KPU Provinsi DKI Jakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X