Pidato kenegaraan pertama, Prabowo ingatkan masih banyak rakyat hidup miskin, jangan cepat gembira lihat statistik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 22:28 WIB
Pidato kenegaraan pertama Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Ingatkan para pejabat masih banyak rakyat miskin, Minggu 20 Oktober 2024
Pidato kenegaraan pertama Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Ingatkan para pejabat masih banyak rakyat miskin, Minggu 20 Oktober 2024

GENMILENIAL.ID - Pasca dilantik menjadi Presiden RI periode 2024-2029, dalam pidato kenegaraan pertamanya Prabowo mengingatkan kepada para pejabat negara bahwa masih banyak rakyat Indonesia yang belum sejahtera.

Di hadapan para kepala negara undangan, para pejabat pemerintahan, dan anggota legislatif yang hadir di Gedung MPR/DPR Senayan hari itu, Prabowo mengatakan bahwa cita-cita pemerintahannya adalah kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan, terlalu banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak makan pagi, terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah," ucap Prabowo dikutip dari akun Youtube Setpres, Minggu 20 Oktober 2024.

Baca Juga: Pidato pertama sebagai Presiden, Prabowo lantang suarakan pemberantasan korupsi dan minta para pejabat agar beri contoh pada rakyat

Prabowo juga menekankan bahwa bangsa Indonesia patut berbangga sebagai salah satu negara G20, atau Group of Twenty, yang merupakan sebuah forum ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.

Menurutnya, Indonesia masuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-16 dunia. Namun, capaian itu harus dilihat secara utuh dan mendalam.

"Kita merasa bangga, kita diterima di kalangan G20, kita merasa bangga bahwa kita disebut ekonomi ke-16 terbesar di dunia, tapi apakah kita sungguh-sungguh paham dan melihat gambaran utuh dari keadaan kita?" ucap Prabowo.

Ia juga mengajak semua unsur pemimpin agar bekerja untuk rakyat, bukan untuk kerabat apalagi diri sendiri.

Baca Juga: Hadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo ucapkan terima kasih pada 19 pimpinan negara dan 15 utusan khusus

“Kita menjalankan kuasa dengan seizin rakyat. Pemimpin harus ingat pekerjaan kita harus untuk rakyat. Bukan, bukan bekerja untuk kita sendiri, bukan bekerja untuk kerabat kita, bukan bekerja untuk pemimpin-pemimpin kita, tapi pemimpin yang harus bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan para pejabat di pemerintahannya saat ini harus berani melihat kenyataan permasalahan di Indonesia tersebut dan berkomitmen menyelesaikannya.

"Saya mengajak kita semua marilah kita berani melihat kenyataan kita boleh bangga dengan prestasi kita, tapi marilah jangan tertegun, cepat puas, dan gembira dengan menutup mata dan hati terhadap tantangan dan penderitaan saudara-saudara kita," tutur Prabowo.

"Kita jangan seperti burung unta, kalau melihat sesuatu yang tidak enak memasukkan kepalanya ke dalam tanah," tambahnya.

Baca Juga: Momen Prabowo ikut standing applause untuk Jokowi dan Ma’ruf Amin di pelantikan Presiden-Wapres

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: YouTube Setpres

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X