GENMILENIAL.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang menggelar acara Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Lembah Ciater Resort pada 1-3 Agustus 2024.
Acara ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk organisasi kemahasiswaan, pemilih pemula, pemilih perempuan, dan pemilih penyandang disabilitas.
Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Humas, Cucu Kodir Jaelani mengatakan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan inisiatif kolaboratif antara Bawaslu Kabupaten Subang dan masyarakat.
Baca Juga: Pentingnya self-discovery dalam pengembangan karir generasi muda
“Inisitif kolaboratif antara Bawaslu Kabupaten Subang dan masyarakat untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 berjalan dengan integritas tinggi,” ujarnya.
Cucu juga menyampaikan bahwa dalam acara tersebut, Bawaslu Kabupaten Subang juga telah menyediakan layanan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta mengenai pengawasan pemilihan.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi proses pemilihan.
"Tujuan dari Pendidikan Pengawas Partisipatif ini adalah untuk memperkuat kapasitas kader-kader pengawas dan menyediakan sarana untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan terkait partisipasi masyarakat dalam proses Pemilihan," ungkapnya.
Baca Juga: Mencari mentor yang tepat, agar sukses dalam karir, ini cirinya!
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber yang berpengalaman dan memberikan materi terkait pengawasan Pemilihan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam pengawasan pemilihan.
P2P ini, kata Cucu, tidak hanya bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang teknik-teknik pengawasan, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemilihan, dengan fokus pada pengawasan berbasis masyarakat.
“Inisiatif ini sejalan dengan salah satu misi Bawaslu, yaitu mendorong pengawasan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Bebas dari rumah tahanan, ini ungkapan hati Jessica Wongso, terpidana kasus kopi sianida
Artikel Terkait
Tahapan masa tenang pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Subang larang aktivitas kampanye
Hari pertama masa tenang, Bawaslu Subang bersihkan APK di sepanjang jalan Kota Subang, Ketua Bawaslu Jabar turut bersihkan APK yang ada di angkot
Silaturahim kebangsaan, Ketua Bawaslu Subang uraikan 3 persoalan mendasar Subang salah satunya IPM rendah, pendidikan rata-rata SMP
Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Subang lakukan tahapan rekrutmen pengawas adhoc, Imanudin : Evaluasi kinerja panwascam existing jadi fokus utama
Polemik tidak lolosnya peserta nilai CAT tertinggi PPK, Laskar Indonesia minta KPU dan Bawaslu Subang evaluasi rekrutmen PPK, PPS dan Panwas
90 Anggota Panwascam dilantik oleh Bawaslu Subang, diisi 79 laki-laki dan 11 perempuan
Anggaran Pilkada Rp71 Milyar sudah diterima KPU dan Bawaslu Subang, Pj. Bupati harap hasil Pilkada 2024 bisa berikan perubahan bagi Kabupaten Subang