Tingkatkan kualitas pemilihan, Bawaslu Subang gelar Pelatihan Pengawas Partisipatif

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:24 WIB
Bawaslu Subang menggelar acara Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Lembah Ciater Resort
Bawaslu Subang menggelar acara Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Lembah Ciater Resort

GENMILENIAL.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang menggelar acara Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Lembah Ciater Resort pada 1-3 Agustus 2024. 

Acara ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk organisasi kemahasiswaan, pemilih pemula, pemilih perempuan, dan pemilih penyandang disabilitas.

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Humas, Cucu Kodir Jaelani mengatakan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) merupakan inisiatif kolaboratif antara Bawaslu Kabupaten Subang dan masyarakat.

Baca Juga: Pentingnya self-discovery dalam pengembangan karir generasi muda

“Inisitif kolaboratif antara Bawaslu Kabupaten Subang dan masyarakat untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 berjalan dengan integritas tinggi,” ujarnya.

Cucu juga menyampaikan bahwa dalam acara tersebut, Bawaslu Kabupaten Subang juga telah menyediakan layanan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis peserta mengenai pengawasan pemilihan. 

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi proses pemilihan.

"Tujuan dari Pendidikan Pengawas Partisipatif ini adalah untuk memperkuat kapasitas kader-kader pengawas dan menyediakan sarana untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan terkait partisipasi masyarakat dalam proses Pemilihan," ungkapnya.

Baca Juga: Mencari mentor yang tepat, agar sukses dalam karir, ini cirinya!

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber yang berpengalaman dan memberikan materi terkait pengawasan Pemilihan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai tantangan dan solusi dalam pengawasan pemilihan.

P2P ini, kata Cucu, tidak hanya bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan tentang teknik-teknik pengawasan, tetapi juga untuk mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemilihan, dengan fokus pada pengawasan berbasis masyarakat.

“Inisiatif ini sejalan dengan salah satu misi Bawaslu, yaitu mendorong pengawasan partisipatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Bebas dari rumah tahanan, ini ungkapan hati Jessica Wongso, terpidana kasus kopi sianida

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X