GENMILENIAL.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai memeriksa Wahyu Setiawan terkait kasus suap dan gratifikasi Harun Masiku pada Senin, 29 Jui 2024.
Dalam pemeriksan tersebut, mantan Komisioner KPU itu diperiksa soal keberadaan Harun.
"Kalau (pemeriksaan) Wahyu Setiawan masih terkait perkara suap dan gratifikasi tersangka HM dan keberadaan yang bersangkutan," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika dikutip dari PMJNews pada Rabu, 31 Juli 2024.
Lanjut Tessa, dalam pemeriksaan tersebut Wahyu juga dimintai klarifikasi terkait dugaan obstruction of justice atau penghalangan penyidikan dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW).
"Ya itu (obstruction of justice) masuk di dalam scope pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik," ujarnya.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya bahwa KPK telah melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap lima orang terkait penyidikan kasus suap dengan tersangka Harun Masiku.
"KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 942 Tahun 2024 tentang larangan bepergian ke luar negeri untuk dan atas nama lima orang," ungkap Jubir KPK, Tessa Mahardhika pada awak media pada Selasa, 23 Juli 2024.
Lanjut Tessa, pencegahan bepergian ke luar negeri telah diajukan sejak Senin 22 Juli 2024, Adapun proses cegah kepada lima orang tersebut berlangsung selama enam bulan ke depan.
"Yang pertama inisial K, kedua inisial SP, yang ketiga inisial YPW, yang keempat inisial DTI, yang terakhir berinisial DB," ungkapnya
Artikel Terkait
KPK serahkan barang hasil sitaan ke enam instansi pemerintah, ini daftarnya
Diduga lakukan korupsi pengelolaan dana investasi, KPK periksa petinggi PT Taspen
Dugaan permintaan uang Rp12 miliar untuk status WTP, KPK buka peluang panggil auditor BPK
Artis dangdut Nayunda Nabila diperiksa KPK terkait kasus dugaan TPPU eks Mentan Syahrul Yasin Limpo
Usut dugaan kasus korupsi di PGN, KPK cegah dua orang ini ke luar negeri
Rapat evaluasi MCP KPK-RI, Inspektur Irda Subang sebut terdapat 8 area, 26 indikator dan 62 sub indikator yang menjadi fokus area pencegahan korupsi
Hasto Kristiyanto mangkir dari panggilan KPK atas kasus dugaan korupsi DJKA