"Persoalan-persoalan sosial itu tidak bisa dikerjakan sendiri, harus dikerjakan bersama-sama, bersinergi dan berkolaborasi dengan semua unsur stakeholder terkait," ucapnya.
Kata Yaya, dirinya merupakan asli orang Subang, yang dalam 3 tahun terakhir ini juga banyak mengamati persoalan-persoalan, terutama isu-isu sosial di Kabupaten Subang.
"Saya belum lama balik lagi ke Subang, tepatnya pas pandemi tahun 2021, sebagai orang Subang asli, kelahiran Subang sudah saatnya untuk ikut andil dan berkontribusi, bersinergi membangun jejaring kebaikan dan kemitraan untuk peduli terhadap sesama manusia," tuturnya.
Artikel Terkait
Lazismu Subang salurkan bantuan 100 paket sembako bagi para guru honorer dan dhuafa
Dampak kekeringan akibat musim kemarau, PT Dahana berikan bantuan sarana air bersih untuk warga Cikareo Subang
Cegah banjir rob, PT Dahana berikan bantuan tanggul penahan ombak di Desa Legonkulon
Hadiri Media Gathering Sari Ater dengan AWAS, Kompol Bony Yuniar apresiasi kerja wartawan Subang atas bantuan informasi di jalur wisata
Subang rawan bencana, Pj Bupati paparkan konsep pentahelik agar masyarakat mandiri dan tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah
Kunjungi pengungsi dan keluarga korban, Kang Lukmantias dan H Siagian berikan bantuan, sampaikan simpati Prabowo dan akan suplai vitamin untuk petugas
Kunjungi lokasi longsor dan pengungsi di Desa Pasanggrahan, BNPB berikan bantuan sebesar Rp250 juta