Baca Juga: Berkenalan dengan seni teater, pertunjukan panggung yang menggugah emosi
Melihat hal tersebut, Esti pun mempertanyakan kerja dari Kadisnaker Subang dan Saber Pungli.
"Itu beberapa poin yang kita sampaikan, salah satunya, endingnya adalah pecat Kadisnaker, kita menuntut untuk segera diganti Kadisnaker," tandasnya.
Hal tersebut merupakan bentuk dari kekecewaan kaum buruh atas kinerja Kadisnaker selama ini.
"Bila perlu gak ada Kadisnaker deh, gak ada Disnaker sekalian gak apa-apa," pungkasnya.
Baca Juga: 7 Tips menulis puisi, menggali keindahan dalam kreativitas kata
Esti pun menyebut bahwa sebelumnya Bupati Subang menyebut akan mengevaluasi kinerja dari Kadisnaker Subang dan memberikan jawabanya kepada kaum buruh namun hingga hari ini belum ada jawaban realisasi tersebut.
"Bentuk kekesalan kami setiap apa yang kita audiensikan, hasil dan realisasinya masih ngambang aja dan gak jelas, makanya kita aksi lagi," imbuhnya.
Bahkan lanjut Esti, setiap audiensi, selalu ada janji baru yang dijanjikan, ada hal baru lagi yang selalu disampaikan, sampai akhirnya ketika janji tersebut belum direalisasikan, maka pihaknya akan menagih janji tersebut dengan aksi.
"Pada akhirnya ketika itu tidak disegerakan, ya kita bakal aksi lagi," tuturnya.
Artikel Terkait
Hari Buruh, Polres Subang dan Forkopimda gelar mancing dan pembagian doorprize, ini pesan AKBP Sumarni!
Blusukan ke desa-desa, AKBP Sumarni sambangi rumah Caswan, buruh tani yang menempati gubuk reot puluhan tahun
Gelar baksos bersama aktivis buruh, Kang Lukmantias utarakan niatnya untuk perbaiki Kabupaten Subang
Jelang akhir jabatan H. Ruhimat, aliansi serekat buruh Subang geruduk kantor Bupati, ini tuntutanya!
Prihatin pungli hingga puluhan juta, aktivis buruh desak Pemda Subang segera sahkan Perda Ketenagakerjaan
Geruduk kantor Bupati, Aliansi Buruh Subang sampaikan 6 tuntutan, salah satunya kenaikan upah 20 persen
Nasib buruh, selain tuntutan kenaikan upah, Ketua FBPS sebut sedang membangun kekuatan politik buruh