GENMILENIAL.ID – Ajang Lomba Fashion Show PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat tak sekadar menampilkan keindahan busana, tetapi menjadi ruang nyata pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi berbasis UMKM.
Hal ini ditegaskan dalam kegiatan yang digelar di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Kamis, 30 April 2026.
Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen mendorong perempuan agar lebih berdaya melalui sektor ekonomi kreatif.
Baca Juga: Dasco pastikan potongan aplikator ojol turun jadi 8 persen, status pengemudi masih dikaji
Fashion show jadi penggerak ekonomi perempuan
Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, menegaskan bahwa kegiatan fashion show bukan hanya ajang estetika, melainkan strategi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
“Di balik setiap busana yang ditampilkan, terdapat banyak pihak yang terlibat. Ini menjadi bagian dari upaya kita dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan perempuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, industri fashion memiliki rantai ekonomi panjang yang melibatkan banyak pelaku, mulai dari pengrajin, penjahit, hingga pelaku UMKM di sektor kreatif.
Dengan demikian, setiap karya yang ditampilkan bukan hanya produk, tetapi juga representasi kerja kolektif perempuan dalam membangun ekonomi keluarga.
Baca Juga: Kunjungan PT Taspen ke Promedia Group Bandung, bahas industri media hingga layanan pensiun
Ega Anjani dorong potensi lokal perempuan Subang
Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, menegaskan bahwa partisipasi Subang dalam ajang ini menjadi langkah konkret untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus memberdayakan perempuan melalui karya.
Menurutnya, produk fashion yang ditampilkan tidak lepas dari identitas daerah, termasuk penggunaan motif khas berbasis komoditas lokal seperti nanas.