Selain memberikan akses pemeriksaan kesehatan yang mudah dan gratis, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit.
Melalui aplikasi SATUSEHAT, masyarakat dapat mengisi biodata diri, memilih jadwal pemeriksaan, dan mendapatkan tiket pemeriksaan.
Dokumen yang perlu dibawa saat pemeriksaan meliputi identitas diri seperti KTP atau kartu keluarga (KK), buku KIA untuk balita dan anak prasekolah, tiket pemeriksaan, serta formulir skrining mandiri yang telah diisi.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan dapat mengambil langkah preventif untuk menghindari penyakit serius di masa depan.***
Artikel Terkait
Terkait layanan kesehatan, Bupati Subang minta Nakes layani pasien penuh ketulusan seperti keluarga sendiri
Tingkatkan layanan kesehatan, Dinkes Subang akan lakukan 6 transformasi perubahan ini, termasuk digitalisasi
Tingkatkan layanan kesehatan, Kadinkes Subang sebut 3 rumah sakit akan kembali dibangun di Kabupaten Subang
RS Hamori lakukan PKS dengan BPJS Kesehatan untuk CSR penjaminan kepesertaan JKN-KIS bagi 50 warga Jabong, Jayadi : Semangat gotong royong
Wow! puncak Milad ke-1 RS Hamori berikan CSR iuran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 1.050 peserta untuk 5 layanan kesehatan yang baru diluncurkan
10 Kasus IGD yang tidak ditanggung BPJS dan cara pemakaian BPJS di rumah sakit
Harvey Moeis tak hanya rugikan 300 triliun, tapi juga ‘Dibayari’ BPJS Kesehatan padahal orang kaya