3. Gunakan jasa vendor lokal atau keluarga
Untuk menekan biaya, pertimbangkan untuk bekerja sama dengan vendor lokal yang biasanya menawarkan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan vendor dari luar kota.
Jika memungkinkan, mintalah bantuan teman atau keluarga yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu, seperti dekorasi, fotografi, atau katering.
Ini tidak hanya menghemat biaya, tapi juga menambah sentuhan personal pada acara pernikahan Anda.
4. Kurangi jumlah tamu
Jumlah tamu yang banyak tentu akan berdampak langsung pada biaya pernikahan.
Dengan mengurangi jumlah tamu, Anda bisa menghemat biaya katering, undangan, serta tempat acara.
Baca Juga: Persikas tahan imbang 1-1 Bhayangkara FC pada Laga Pegadaian Liga 2
Pertimbangkan untuk mengundang keluarga dan teman terdekat saja. Selain lebih hemat, pernikahan dengan tamu yang lebih sedikit bisa terasa lebih intim dan hangat.
5. Gunakan undangan digital
Di era digital ini, mengirim undangan fisik sudah mulai ditinggalkan oleh banyak pasangan.
Menggunakan undangan digital tidak hanya lebih praktis, tapi juga lebih ramah lingkungan dan hemat biaya.
Anda bisa membuat desain undangan yang menarik melalui berbagai platform online dengan biaya yang sangat minim.
6. Cermat dalam memilih busana pengantin
Membeli gaun atau setelan pengantin baru mungkin menghabiskan anggaran yang cukup besar.
Artikel Terkait
Ngebet pengin nikah? yuk kenalan dulu dengan program Suscatin KUA Kecamatan Subang
Tak pandang status, ternyata ini loh biaya nikah di KUA? mau perjaka atau duda sama aja
5 Langkah yang perlu diambil dalam menjalin sebuah hubungan ke arah yang lebih serius
29 Pasangan ikuti nikah massal gratis di Kejari Subang, Dr. Akmal Kodrat : Nikah secara agama dan dicatat negara itu mudah
Antusiasme masyarakat pada nikah massal gratis Kejari Subang, Dr. Akmal Kodrat : Yang mendaftar lebih dari 29
Jadi wali nikah Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar, Mudjie Massaid : Waktu berlalu cepat banget
Mengapa hubungan suami istri bisa kehilangan romantisme?