3. Ketidakseimbangan gender
Ketidakseimbangan jumlah antara laki-laki dan perempuan di beberapa daerah juga menjadi faktor yang mempengaruhi.
Di kota-kota besar seperti Jakarta, misalnya, jumlah perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki-laki membuat persaingan untuk mendapatkan pasangan semakin ketat.
Hal ini terutama dirasakan oleh perempuan yang mencari pasangan dengan kriteria tertentu, seperti usia, latar belakang, atau karir.
4. Pengaruh media sosial
Media sosial memainkan peran besar dalam kehidupan modern. Banyak perempuan yang merasa terpengaruh oleh gambaran hubungan ideal yang sering ditampilkan di media sosial.
Perbandingan yang tidak realistis ini dapat menimbulkan perasaan tidak puas dan meningkatkan ekspektasi terhadap calon pasangan.
Baca Juga: Marak kekerasan dalam rumah tangga, seperti apa solusinya?
Selain itu, media sosial juga mempengaruhi cara seseorang berinteraksi dan membentuk hubungan, yang bisa membuat proses mencari pasangan menjadi lebih rumit.
5. Trauma dan pengalaman masa lalu
Pengalaman negatif dalam hubungan sebelumnya juga bisa menjadi penghalang bagi perempuan untuk membuka diri terhadap hubungan baru.
Trauma emosional yang belum sembuh, seperti rasa takut akan penolakan atau kegagalan, dapat membuat seseorang menjadi lebih hati-hati atau bahkan menghindari hubungan sama sekali.
6. Fokus pada pengembangan diri
Perempuan modern cenderung lebih fokus pada pengembangan diri dan karir.
Banyak dari mereka yang memilih untuk mengejar mimpi dan ambisi pribadi sebelum memikirkan pernikahan.
Artikel Terkait
Refleksikan kegelisahan perempuan, Mahasiswa GMNI gelar aksi pembagian mawar, teaterikal dan musikalisasi puisi
Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Subang, puluhan aktivis dan mahasiswa turun ke jalan
Seperti gunung es, kasus kekerasan seksual terhadap perempuan sudah merambah dunia pendidikan, bahkan pesantren?
Peringati Hari Kartini, Menteri PPPA ajak perempuan Indonesia teladani perjuangan RA Kartini
Atlet voli Indonesia, Yolla Yuliana berpesan agar para perempuan bijak gunakan hak emansipasi
90 Anggota Panwascam dilantik oleh Bawaslu Subang, diisi 79 laki-laki dan 11 perempuan
Kebaya, simbol identitas perempuan Indonesia yang tetap abadi