Hari Kesadaran Perawatan Bayi Lekat Sedunia, menguatkan ikatan ibu dan bayi

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Rabu, 15 Mei 2024 | 11:22 WIB
Ilustrasi (Pixabay_neildodhia)
Ilustrasi (Pixabay_neildodhia)

GENMILENIAL.ID - Setiap tahun, pada tanggal 15 Mei, dunia memperingati Hari Kesadaran Perawatan Bayi Lekat Sedunia.

Hari ini didedikasikan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya praktik perawatan bayi lekat (attachment parenting) yang berperan signifikan dalam perkembangan fisik dan emosional bayi.

Apa itu perawatan bayi lekat?

Perawatan bayi lekat adalah pendekatan pengasuhan yang menekankan pada ikatan emosional yang kuat antara bayi dan orang tuanya.

Filosofi ini diperkenalkan oleh Dr. William Sears, seorang dokter anak asal Amerika Serikat, yang percaya bahwa kedekatan fisik dan responsivitas terhadap kebutuhan bayi adalah kunci dalam membangun rasa aman dan kepercayaan diri anak.

Baca Juga: 15 Mei, Hari Keluarga Sedunia, merayakan kebersamaan dan penguatan unit terkecil masyarakat

Praktik ini mencakup beberapa elemen penting, seperti:

1. Pemberian ASI, memberikan air susu ibu sesuai permintaan bayi.
2. Gendong bayi, membawa bayi dalam gendongan untuk memberikan kehangatan dan kedekatan.
3. Tidur bersama, mengatur tidur bersama atau dekat dengan bayi untuk mempermudah pemberian ASI dan meningkatkan ikatan.
4. Responsif terhadap tangisan bayi, segera merespons tangisan bayi sebagai bentuk komunikasi utama mereka.

Manfaat perawatan bayi lekat

Penelitian menunjukkan bahwa perawatan bayi lekat memberikan berbagai manfaat jangka panjang bagi perkembangan anak.

Baca Juga: Polri ungkap laboratorium narkoba rahasia di Bali dan sita kripto senilai Rp4 miliar

Bayi yang dirawat dengan pendekatan ini cenderung memiliki perkembangan emosional yang lebih stabil, keterampilan sosial yang lebih baik, dan hubungan yang lebih erat dengan orang tua mereka.

Menurut studi yang dipublikasikan oleh Journal of Child Psychology and Psychiatry, bayi yang mendapatkan perawatan lekat menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah dan perkembangan otak yang lebih optimal.

Ini karena kedekatan fisik dan responsif terhadap kebutuhan bayi membantu mengatur sistem saraf mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X