GENMILENIAL.ID – Camat Subang Sumardi mengajak generasi muda meneladani semangat perjuangan para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan dalam wawancara usai pelantikan Ketua RW 1 Kampung Panembong dan pengurus Karang Taruna Kelurahan Parung, Kamis 22 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
Sumardi mengatakan, Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: RW 1 dan Karang Taruna Parung dilantik, camat tekankan pelayanan warga dan pemberdayaan pemuda
“Pemerintah Kecamatan Subang beserta para lurah mengucapkan selamat Hari Santri. Santri memiliki sejarah panjang sebagai pelopor pergerakan kemerdekaan dan pejuang melawan penjajah,” ujar Sumardi.
Semangat perjuangan santri perlu diwariskan
Menurut Sumardi, sejarah perjuangan santri merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia.
Semangat para pendahulu yang turut berjuang melawan penjajahan diharapkan terus diwariskan kepada generasi penerus.
Peringatan Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi kesempatan untuk mengingat kembali kontribusi santri dalam perjuangan kemerdekaan.
Nilai perjuangan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Generasi muda dapat meneruskan semangat itu melalui kegiatan positif, kepedulian terhadap lingkungan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial dan pembangunan di wilayahnya.
Dengan begitu, peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap sejarah dan tanggung jawab mereka dalam mengisi kemerdekaan.
Santri diharapkan menjaga kerukunan
Artikel Terkait
Drama kolosal dan kedatangan Habib Syech akan meriahkan rangkaian Hari Santri Nasional di Subang
Satu dekade Hari Santri: Bupati Subang dikukuhkan jadi Panglima Santri, serukan santri melek zaman dan inovatif
Momentum Hari Santri, Badan Wakaf As-Syifa gerakkan literasi Qur’an: 555 mushaf disalurkan untuk pelajar, lansia, dan majelis taklim
900 Santri Tebuireng diedukasi IFG, waspada pinjol ilegal hingga investasi bodong
293 Santri Ponpes Manbhaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan MBG, bermula saat jam makan siang
Ponpes Manba’ul Hikam ungkap sebagian besar santri sudah kembali ke pondok usai keracunan MBG, bantah kabar ada korban meninggal dunia
Santri kelola sampah jadi potensi ekonomi, Kang Akur dorong pesantren di Subang jadi contoh