GENMILENIAL.ID - Direktur utama Perumda TRS Lukman Nurhakim mengatakan pada tahap awal dirinya menjabat sebagai Dirut Perumda TRS, yang ia lakukan adalah mendiagnosis atau mengecek kinerja internal Perumda TRS.
"Parameter-parameter pencapaian itu bagaimana, karena sebenarnya direksi itu mengacu kepada rencana bisnis maupun RKAP, rencana anggaran yang sudah ditetapkan pada tahun sebelumnya," kata Lukman Nurhakim
Lanjut Lukman, dalam RKAP tersebut sudah tertera jelas apa saja yang harus dilakukan, Key Performance Index (KPI) sudah sejauh mana.
"Setelah kita tau, kalau berlari sudah sampai mana, kita juga kembalikan kepada basically tujuan berdirinya BUMD itu apa? dalam hal ini PDAM," ucapnya.
Menurut Lukman, yang juga mantan Pemred salah satu media di Kabupaten Subang ini, ada 3 hal tujuan berdirinya BUMD PDAM, yang pertama adalah kesejahteraan masyarakat, kemudian pelayanan publik air bersih, dan yang ketiga pendapatan asli daerah (PAD).
"Dua mata uang, ibaratnya itu antara pelayanan publik dan pendapatan PAD itu harus seimbang, kemudian diturunkan programnya apa saja, untuk pelayanan gimana, untuk PAD gimana," ucapnya.
Dalam rakor yang diadakan di Pangandaran, Dirut Perumda TRS ini juga menyebut pihaknya telah menetapkan program-program terukur yang bisa dilakukan oleh perusahaan.
Lukman pun menyebut pertama yang ia lakukan adalah memperbaiki instrumen peraturan yang ada di internal
"Saya cek peraturan direksi sudah sejauh apa, yang mana yang bisa diberlakukan, yang mana yang sudah harus diubah," ucapnya.
Setelah itu, ia pun mulai menaikan insentif 10 kali lipat petugas pembaca meter, kata Lukman petugas pembaca meter itu merupakan ujung tombak dari perusahaan.
Berikutnya, Lukman pun mulai membuat SOP perbaikan yang lebih terukur seperti deadline kerja dan jumlah biaya yang dibutuhkan, sehingga tidak terjadi pada pemborosan anggaran perusahaan.
Upaya berikutnya adalah menetapkan lelang dengan sistem online e-procurement, agar lebih transparan dan terbuka.