karir-bisnis

Investor asing jual saham Rp84,99 triliun, apa yang membuat mereka ragu?

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 05:37 WIB
Gedung Bursa Efek Indonesia. Investor asing mencatatkan penjualan bersih saham sebesar Rp84,99 triliun sejak awal 2026 hingga 9 Oktober 2026 (Dok. IDX)

Baca Juga: Alih fungsi 13,4 hektare sawah untuk Pertamina, Subang minta irigasi dan pompa diperbaiki

Dana dapat dialihkan ke instrumen lain, seperti obligasi pemerintah, meskipun angka penjualan bersih saham saja tidak membuktikan bahwa perpindahan itu benar-benar terjadi.

Menurut Goenardjoadi, Indonesia memiliki pasar domestik, sumber daya alam, dan peluang pertumbuhan industri yang dapat menjadi daya tarik investasi.

Potensi tersebut, dalam pandangannya, perlu didukung kepastian hukum dan kebijakan yang bisa diprediksi.

Besarnya penjualan bersih asing menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam membaca dinamika pasar modal.

Baca Juga: Bupati Klaten Hamenang tiba di Gedung KPK, penyidik bawa tong biru yang diduga tempat simpan uang

Namun, untuk memahami penyebabnya secara utuh, angka tersebut perlu dilihat bersama perkembangan nilai tukar, kondisi ekonomi, kebijakan, serta pergerakan instrumen investasi lainnya.

“Modal dapat datang dan pergi. Tetapi kepercayaan yang hilang membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk kembali,” tulis Goenardjoadi.***

 

Halaman:

Tags

Terkini