karir-bisnis

Saham MGLV melesat lebih dari 500 persen, pasar soroti rights issue Rp2,4 triliun

Selasa, 8 September 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi pasar saham - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) berencana memperkuat bisnis data center melalui rights issue yang berpotensi menghimpun dana sekitar Rp2,4 triliun (Moondance dari Pixabay)

Pada posisi tersebut, kapitalisasi pasar MGLV mencapai sekitar Rp28,29 triliun.

Baca Juga: Heboh penemuan kerangka di Banyuasin Sumsel, terungkap korban kakak-adik yang hilang sejak 2021

Dalam lima hari terakhir, saham MGLV telah meningkat 29,13 persen atau Rp3.350 dari posisi sekitar Rp11.500.

Sementara dalam sebulan terakhir, harga saham tersebut melesat 77,31 persen atau bertambah Rp6.475.

Pada penutupan perdagangan 7 September 2026, saham MGLV tercatat telah naik sekitar 457 persen sepanjang tahun berjalan.

Setelah kembali menguat 10 persen hingga sesi pertama 8 September, kenaikan saham MGLV secara matematis mencapai sekitar 513 persen dibandingkan posisinya pada awal tahun.

Baca Juga: Kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Kronologi hingga chat oknum guru yang sebut dirinya ‘Ayah’ tersebar

Dengan pergerakan tersebut, harga saham MGLV kini telah menjadi lebih dari enam kali lipat dibandingkan awal 2026.

Volume perdagangan hingga sesi pertama 8 September tercatat sekitar 127.500 saham, masih lebih rendah dibandingkan rata-rata volume perdagangan sekitar 1,42 juta saham.

Data tersebut masih bersifat sementara karena belum mencakup transaksi pada sesi kedua.

Rights issue untuk ekspansi data center AI

Rights issue menjadi perhatian karena nilainya jauh lebih besar dibandingkan skala aset MGLV saat ini.

Baca Juga: RDP dugaan keracunan MBG di DPRD Karo memanas, orang tua siswa tuntut tanggung jawab SPPG

Berdasarkan laporan posisi keuangan konsolidasian per 30 April 2026, perseroan memiliki total aset Rp181,41 miliar dan ekuitas Rp118,99 miliar.

Apabila seluruh saham baru diterbitkan dengan asumsi harga Rp8.400, perseroan memperkirakan total asetnya meningkat menjadi sekitar Rp2,53 triliun. Ekuitas juga diproyeksikan naik menjadi sekitar Rp2,47 triliun.

Halaman:

Tags

Terkini