Tata kelola perusahaan yang baik juga dinilai dapat membangun kepercayaan pasar sehingga mendukung pengembangan usaha dan investasi secara berkelanjutan.
Kang Rey dorong terobosan BUMD
Selain memperkuat tata kelola, Kang Rey memberikan penekanan terhadap kontribusi BUMD kepada pemerintah daerah.
Ia meminta perusahaan milik daerah tidak berhenti pada capaian yang telah diperoleh, tetapi terus mencari peluang untuk meningkatkan produktivitas melalui inovasi dan terobosan.
"BUMD harus lebih mendongkrak lagi, memberikan inovasi, memiliki terobosan lagi untuk pemerintah daerah, sehingga hasil kerja keras setiap BUMD betul-betul menjadi salah satu bentuk dari kemandirian fiskal,” tegasnya.
Menurut Kang Rey, peningkatan kontribusi BUMD menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, ia menekankan perlunya sinergitas antara BUMD dengan BUMD lainnya maupun antara BUMD dan pemerintah daerah.
Sinergitas juga perlu dibangun bersama masyarakat, terutama dalam rangka turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya
Kinerja BUMD dievaluasi semester I
Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja BUMD Semester I Tahun 2026 diawali dengan laporan kegiatan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Inspektorat Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Hukum, serta jajaran BUMD Kabupaten Subang.
Sejumlah BUMD yang mengikuti rapat evaluasi tersebut yakni Perumda TRS, BPR Jabar, BPR Subang, PT Subang Sejahtera, dan PT SEA.