Program pelatihan gratis ini ternyata tidak hanya diminati oleh warga Subang.
Seiring waktu, informasi mengenai program tersebut menyebar luas hingga menarik minat peserta dari berbagai daerah.
Baca Juga: Fakta di balik temuan logam platina dalam skandal suap Bupati Langkat: 55 Keping senilai Rp40 miliar
Achmad menyebutkan bahwa peserta saat ini banyak berasal dari luar Subang, seperti Indramayu, Karawang, Cirebon, hingga Garut.
“Memang harapan kita warga Subang, tapi karena berkembang dari mulut ke mulut, sekarang banyak juga dari luar daerah,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa tetap ada peserta dari warga lokal yang ikut serta dalam program tersebut.
Terbuka untuk semua latar belakang pendidikan
Salah satu keunggulan dari program ini adalah keterbukaannya bagi semua kalangan. LPK Balkondes Lembur Cigarukgak tidak mensyaratkan latar belakang pendidikan tertentu bagi peserta.
Mayoritas peserta bahkan berasal dari lulusan SMP, ada juga yang hanya lulusan SD, bahkan tanpa ijazah sekalipun.
“Yang penting mereka mau belajar, mau dibina, dan siap bekerja,” ungkap Achmad.
Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena keterbatasan pendidikan formal.
Bukti program berbasis sosial
Achmad menegaskan bahwa program pelatihan ini sejak awal memang dirancang dengan pendekatan sosial.