karir-bisnis

Potongan aplikasi ojol dipangkas jadi 8 persen, Bupati Subang pasang badan dukung driver

Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:50 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi saat menerima audiensi ojol Subang Raya terkait potongan aplikasi dan kesejahteraan driver, Kamis 21 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

 

GENMILENIAL.ID – Isu pemangkasan potongan aplikasi ojek online (ojol) menjadi sorotan utama dalam audiensi antara Paguyuban Transportasi Online Subang Raya dengan Pemerintah Kabupaten Subang.

Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Bupati I, Kamis 21 Mei 2026, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan potongan aplikator.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur pemotongan komisi aplikasi ojol maksimal sebesar 8 persen, dari sebelumnya yang mencapai sekitar 20 persen.

Baca Juga: Satu keluarga di Tambora Jakbar jadi korban insiden ledakan tabung gas 12 kg, bikin heboh warga saat pagi buta

Dukung kebijakan presiden, ringankan beban driver

Bupati yang akrab disapa Kang Rey itu menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menata ekosistem transportasi digital.

“Siap mendukung arahan Presiden yang membatasi potongan aplikator maksimal 8 persen,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojol yang selama ini terbebani potongan aplikasi cukup besar.

Ia juga menilai, penyesuaian potongan ini dapat memberikan ruang lebih bagi driver untuk meningkatkan pendapatan di tengah persaingan dan biaya operasional yang terus meningkat.

Baca Juga: Pilu WNI yang jadi korban penculikan tentara Israel di kapal GSF: Ditendang-disetrum, kalau batuk masih terasa sakit

Pemkab Subang siapkan rumah singgah hingga BPJS

Tak hanya mendukung regulasi pusat, Pemerintah Kabupaten Subang juga menyiapkan sejumlah program untuk menunjang kesejahteraan pengemudi ojol.

Di antaranya melalui bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis, hingga rencana penyediaan rumah singgah dengan memanfaatkan aset daerah.

“Saya terus berupaya bisa memberikan tempat untuk bapak ibu yang layak,” ungkap Kang Rey.

Halaman:

Tags

Terkini