karir-bisnis

Progres Koperasi Merah Putih di Subang capai 85 persen, terkendala lahan dan perizinan

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:33 WIB
Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, saat memberikan keterangan terkait progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Subang

GENMILENIAL.ID – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Subang terus dikebut oleh Kodim 0605 Subang.

Program yang digagas sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa ini ditargetkan rampung pada pertengahan hingga akhir 2026.

Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, mengungkapkan bahwa dari total target 178 titik pembangunan yang didanai oleh Mabes TNI, saat ini sekitar 154 titik tengah dalam proses pembangunan.

“Sedangkan yang sudah 100 persen jadi itu ada 58 titik, mungkin berjalan sekarang sampai 60 lah minggu-minggu ini kita dikejar,” ujar Asep pada GenMilenial.id, Rabu 20 Mei 2026.

Baca Juga: Relawan Indonesia ditahan militer Israel saat misi ke Gaza, Kedubes Palestina sebut pahlawan HAM

Kabupaten Subang sendiri terdiri dari 30 kecamatan dengan total 8 kelurahan dan 245 desa, sehingga kebutuhan pembangunan koperasi desa dinilai cukup besar untuk mendorong pemerataan ekonomi.

Dorong pertumbuhan ekonomi dari desa

Program Koperasi Merah Putih ini merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia, dengan tujuan membangun pusat aktivitas ekonomi berbasis desa.

Asep menjelaskan, pembangunan koperasi tidak hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa.

“Yang diharapkan dari bapak Presiden adalah pertumbuhan ekonomi dimulai dari desa, bukan dari pusat, sehingga di situ terjadi jual beli dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga: Aksi mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta soroti dugaan kekerasan seksual, tuntut transparansi kampus

Ia menegaskan bahwa penempatan lokasi koperasi harus diperhitungkan secara matang agar benar-benar memberikan manfaat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Kendala lahan dan perizinan

Meski progres pembangunan telah mencapai sekitar 85 persen, Asep mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan dan perizinan.

Halaman:

Tags

Terkini