karir-bisnis

Ancaman dana MBG tak terserap bakal ditarik Menkeu, Kepala BGN yakin Rp71 triliun habis di akhir 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 | 01:24 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan tentang rencana penyerapan anggaran MBG (Instagram/badangizinasional.ri)

“Jika ritme ini terus konsisten, dalam dua bulan terakhir kami bisa menyerap sekitar Rp30 triliun lagi. Total Rp71 triliun bisa terserap semua di akhir 2025,” ujar Dadan.

Proyeksi dan dana standby

Sebelumnya, Dadan mengungkapkan bahwa BGN sempat mengembalikan sebagian anggaran tambahan sebesar Rp70 triliun kepada Presiden karena tidak terserap tahun ini.

Baca Juga: Angka stunting di Kecamatan Subang turun signifikan, camat sebut kuncinya kolaborasi semua pihak

Namun, angka tersebut termasuk dalam dana standby Rp100 triliun yang memang belum dianggarkan penuh.

Menkeu Purbaya menegaskan, dana standby tersebut bukan uang tunai yang sudah tersedia, melainkan pagu indikatif yang akan dicairkan jika realisasi program berjalan optimal.

Capaian dan target MBG

Hingga awal Oktober, realisasi anggaran MBG baru mencapai Rp20,6 triliun atau 29 persen dari total Rp71 triliun.

Dana tersebut sudah digunakan untuk menjangkau 31,2 juta penerima manfaat dari total target 82,9 juta orang.

Baca Juga: IFG tegaskan komitmen tata kelola berintegritas lewat transparansi informasi publik dan penguatan ESG di sektor keuangan

BGN juga mencatat sudah ada 11.504 dapur mitra yang lolos verifikasi dari 30 ribu mitra terdaftar.

Hingga akhir 2025, pemerintah menargetkan berdirinya 25.400 SPPG di kawasan aglomerasi dan 6.000 SPPG di wilayah terpencil.

Program bergizi dengan tantangan teknis

Dadan mengakui, tantangan utama BGN bukan pada ketersediaan dana, tetapi pada kesiapan teknis di lapangan.

“Staf lapangan, distribusi bahan baku, dan sistem data penerima manfaat masih kita perkuat agar lebih cepat. Tapi kami optimis, di akhir tahun tidak ada dana yang nganggur,” katanya.***

Halaman:

Tags

Terkini