karir-bisnis

Kapolres Subang hadiri Regional Summit REBANA 2025, tunjukkan komitmen Polri kawal keamanan investasi

Senin, 19 Mei 2025 | 20:28 WIB
Regional Summit REBANA 2025 digelar di Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, pada Senin, 19 Mei 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Dukungan terhadap percepatan pembangunan di kawasan strategis REBANA tak hanya datang dari unsur pemerintahan sipil, tetapi juga aparat keamanan.

Hal itu terlihat dari kehadiran Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, dalam kegiatan Regional Summit REBANA 2025 yang digelar di Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, pada Senin, 19 Mei 2025.

Acara yang bertajuk 'Investasi dan Pengembangan Berkelanjutan di Jantung Jawa Barat' ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah pusat, daerah, pelaku industri, dan tokoh nasional untuk mendorong pertumbuhan kawasan REBANA sebagai motor ekonomi baru Jawa Barat.

Baca Juga: 3 Fakta Stefano Lilipaly, juru gedor skuad Garuda yang kembali dipanggil di era Kluivert setelah absen 2 tahun

Kapolres Subang hadir bersama para Kapolres lainnya di wilayah REBANA, sebagai bentuk komitmen Polri dalam mengawal keamanan dan stabilitas wilayah yang menjadi target utama investasi nasional.

"Polri siap menjadi mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi investor maupun masyarakat lokal," ujar Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu dalam keterangan yang disampaikan pada awak media.

Kehadiran aparat kepolisian di forum ini menjadi penegasan bahwa pembangunan ekonomi berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan kebijakan, tetapi juga oleh jaminan keamanan dan penegakan hukum yang profesional.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya menyatakan bahwa REBANA memiliki peran penting sebagai kawasan masa depan Indonesia.

Baca Juga: Resmi dilantik, Paus Leo XIV catat sejarah sebagai Paus pertama dari Amerika

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. REBANA ini bukan hanya proyek lokal, tapi kepentingan nasional,” ujarnya.

Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya pembangunan karakter masyarakat seiring tumbuhnya kawasan industri.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang memperhatikan manusia dan alam,” katanya.

Kegiatan berakhir dalam suasana yang kondusif, menandai sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan REBANA sebagai episentrum ekonomi baru di Jawa Barat.***

Tags

Terkini