Di sektor industri kreatif, kaum muda Indonesia berhasil membawa budaya lokal ke panggung global melalui musik, film, dan seni rupa.
Festival-festival kreatif seperti 'brightspot market' dan 'artjog' menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide-ide mereka sekaligus memperkenalkan produk kreatif Indonesia ke dunia internasional.
3. Kewirausahaan sosial dan keuangan inklusif
Peran generasi muda dalam menggerakkan ekonomi juga terlihat melalui inisiatif kewirausahaan sosial.
Banyak anak muda yang kini mendirikan usaha dengan tujuan memberdayakan masyarakat setempat dan mengatasi masalah sosial.
Mereka menciptakan peluang kerja bagi komunitas marginal dan memperluas akses ke layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Jarang dipilih, ini 7 manfaat konsumsi mangga muda untuk kesehatan
Di sektor keuangan, generasi muda turut mendorong inklusi keuangan melalui fintech dan microfinance.
Startup fintech yang didirikan oleh anak muda, seperti Modalku dan Investree, membantu UMKM mendapatkan akses ke pembiayaan yang sebelumnya sulit dijangkau.
Ini tidak hanya memperkuat sektor UMKM, tetapi juga meningkatkan stabilitas ekonomi nasional.
4. Tantangan dan peluang
Namun, tantangan masih menghadang generasi muda dalam upaya menggerakkan ekonomi.
Akses ke modal, kurangnya pengalaman, dan birokrasi yang rumit sering kali menjadi hambatan.
Baca Juga: 6 Tips mengurangi kadar gula pada nasi putih
Meski demikian, dukungan dari pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan semakin besar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kewirausahaan dan inovasi.