Baca Juga: 200 Pedagang Pasar Badung rugi besar akibat banjir, koster janji ganti rugi lewat APBD
Pernah terjadi di era Jokowi
Menkeu pengganti Sri Mulyani itu mengingatkan persoalan serupa juga pernah terjadi di masa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Kala itu, pertumbuhan uang beredar hanya sekitar 7 persen dan bahkan sempat stagnan selama dua tahun.
Menurutnya, kondisi itu membuat mesin ekonomi pincang dan memicu gejolak sosial.
“Real sector susah, semua susah, keluar tagline #IndonesiaGelap. Kita salah arah karena 90 persen perekonomian digerakkan permintaan domestik,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya klaim ekonomi Indonesia aman, singgung narasi 'Indonesia suram' di medsos
Menkeu Purbaya klarifikasi soal tuntutan 17 plus 8, minta maaf dan janji perbaiki komunikasi publik
Tantowi Yahya bela Menkeu Purbaya: Baru sehari dirujak, mari kasih kesempatan bekerja
Chairman Rockefeller pesan ke Menkeu Purbaya: Buka ruang lebar untuk sektor swasta, RI bisa tumbuh lebih tinggi
Luhut yakin Purbaya mampu wujudkan target ekonomi Prabowo: Orang baik dan berpengalaman
Menkeu Purbaya: Aturan fiskal bakal dilonggarkan untuk percepat ekonomi nasional
DPR kritisi target ekonomi 7 persen Menkeu Purbaya: PHK masih tinggi, daya beli lemah