Honda ADV 160 masih dikeluhkan: Jok keras, shock kurang nyaman, hingga mesin rawan benturan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 24 Juli 2025 | 19:11 WIB
Tangkapan layar skutik Honda ADV 160 (astra-honda.com)
Tangkapan layar skutik Honda ADV 160 (astra-honda.com)

GENMILENIAL.ID – Di tengah popularitasnya sebagai skutik bergaya petualang yang modern dan gagah, Honda ADV 160 tetap tak luput dari sorotan kritis para penggunanya.

Sejumlah netizen, salah satunya melalui akun TikTok @pakce30, mengungkapkan deretan kekurangan dari motor ini, yang disebut cukup mengganggu kenyamanan maupun keamanan saat berkendara.

Dalam videonya yang cukup banyak ditonton, @pakce30 merinci lima kelemahan utama ADV 160.

Baca Juga: Bung Towel desak Garuda menang KO: Jangan andalkan keberuntungan lawan Saudi-Irak

Keluhan pertama datang dari isu klasik yang sudah dikenal sejak generasi 150cc: rasa gredek atau getaran pada tarikan awal mesin.

Meski dirinya mengaku belum merasakannya, banyak pengguna lain melaporkan masalah serupa.

“Banyak yang mengeluh mesin 160cc ini dan 150cc-nya Honda itu ada rasa gredek di awal,” ujarnya.

Keluhan berikutnya menyangkut posisi stang yang dianggap kurang ergonomis untuk perjalanan jauh.

Baca Juga: Perumda TRS Subang aktif rawat taman eks bangli di Dawuan, 16 kubik air disiram setiap pekan

Dalam pemakaian touring, bagian tangan kiri disebut mudah kesemutan, sehingga @pakce30 menyarankan penggantian stang dengan model aftermarket yang lebih nyaman.

Sektor suspensi belakang juga tak luput dari kritik. Shockbreaker belakang ADV 160 dinilai terlalu keras, terutama saat membawa penumpang.

“Shock belakangnya tergolong sangat keras di motor ini. Jadi mau dipakai boncengan pun rasanya keras banget,” katanya.

Masalah lain datang dari desain jok yang lebar namun keras, sehingga menyebabkan bokong cepat panas dan pegal saat digunakan dalam jarak jauh.

Baca Juga: Kasus beras oplosan rugikan rakyat Rp99 triliun, Satgas Pangan Polri naikkan status ke penyidikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X