GENMILENIAL.ID - CEO Danantara, Rosan Roeslani, angkat bicara soal kabar rencana PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang disebut-sebut akan menambah 50 unit pesawat dari produsen asal Amerika Serikat, Boeing.
Dalam pernyataan resminya, Rosan menyebut bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pembicaraan antara Garuda dan Boeing.
“Kita lagi proses bicara lagi dengan mereka (Boeing dan Garuda),” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 24 Mei 2025.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut apakah penambahan pesawat tersebut akan dilakukan melalui pembelian langsung atau skema penyewaan, Rosan belum memberikan kepastian.
“Nanti lah kalau sudah final,” ucapnya singkat.
Pekan lalu, Rosan diketahui sempat bertemu langsung dengan jajaran pimpinan Boeing.
Melalui akun Instagram pribadinya, @rosanroeslani, ia mengunggah foto pertemuannya dengan President Boeing Southeast Asia dan Head of Government Relations Boeing, Penny Burrt, pada 10 Mei 2025.
Baca Juga: Arab Saudi pakai drone tangkap jemaah haji ilegal, aturan semakin ketat
"Diskusi dengan President Boeing Southeast Asia dan Head of Government Relations Boeing, Penny Burrt, membuka ruang kolaborasi yang makin luas," tulis Rosan dalam unggahan tersebut.
Ia juga menyampaikan harapannya terhadap penguatan kerja sama strategis di sektor penerbangan.
“Saya percaya, kolaborasi seperti ini adalah kunci membangun ekosistem industri dirgantara Indonesia yang berkelanjutan dan kompetitif secara global,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo kilas balik momen dituduh ingin membunuh Soeharto hingga Gus Dur saat cerita soal Thaksin Shinawatra yang gabung Danantara
Prabowo terang-terangan mengaku pernah mendapat peringatan dari Ray Dalio soal Danantara: Kamu akan dilawan
Tegaskan tak ada orang titipan, ini permintaan khusus Prabowo terkait Danantara
Update pembentukan Danantara: Aset tembus Rp16.476 triliun, belum termasuk Stadion GBK
Soal Prabowo ingin evaluasi total, Rosan Roeslani bongkar Danantara kini kelola aset 844 perusahaan
Bahlil pastikan Kementerian ESDM akan atur porsi investasi Danantara di proyek energi nasional
Rosan Roeslani: Suntikan modal ke Garuda dari Danantara masih dalam pembahasan