Upaya pemerintah selamatkan pekerja Sritex dari badai PHK, benarkah BUMN turun tangan?

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 6 Maret 2025 | 16:54 WIB
Karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) (Instagram.com/sritexindonesia)
Karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) (Instagram.com/sritexindonesia)

Baca Juga: Wapres Gibran becek-becekan tinjau lokasi banjir di Bekasi: Kita sama-sama bantu

Hal ini menyusul banyaknya isu yang mengatakan bahwa eks karyawan Sritex tidak menerima pesangon dan jaminan ketenagakerjaan karena satu dan lain hal.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan kementerian terkait untuk mencari solusi agar eks pekerja Sritex bisa kembali bekerja dalam waktu dekat. 

Pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai skema penyelamatan, termasuk kemungkinan campur tangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengambil alih Sritex.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan bahwa terdapat dua calon investor yang tertarik mengambil alih PT Sritex pasca-keputusan pailit perusahaan tersebut. 

Baca Juga: Soal insiden banjir DKI, anggota DPR Adian Napitupulu ingin pertemukan kepala daerah Bogor, Jakarta, hingga Bekasi

Salah satu investor yang tengah mempertimbangkan investasi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil, sementara investor lainnya berasal dari Thailand.

"Saya menyebutnya semacam BUMN tekstil, bisa saja bentuknya BUMN tekstil, mungkin ya," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa 4 Maret 2025.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai investor yang akan mengambil alih Sritex, Iqbal mengaku mendapat informasi dari sumber yang memiliki wewenang tinggi di lingkungan kepresidenan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X