Baca Juga: Wapres Gibran becek-becekan tinjau lokasi banjir di Bekasi: Kita sama-sama bantu
Hal ini menyusul banyaknya isu yang mengatakan bahwa eks karyawan Sritex tidak menerima pesangon dan jaminan ketenagakerjaan karena satu dan lain hal.
Presiden Prabowo juga menginstruksikan kementerian terkait untuk mencari solusi agar eks pekerja Sritex bisa kembali bekerja dalam waktu dekat.
Pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai skema penyelamatan, termasuk kemungkinan campur tangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mengambil alih Sritex.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan bahwa terdapat dua calon investor yang tertarik mengambil alih PT Sritex pasca-keputusan pailit perusahaan tersebut.
Salah satu investor yang tengah mempertimbangkan investasi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil, sementara investor lainnya berasal dari Thailand.
"Saya menyebutnya semacam BUMN tekstil, bisa saja bentuknya BUMN tekstil, mungkin ya," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa 4 Maret 2025.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai investor yang akan mengambil alih Sritex, Iqbal mengaku mendapat informasi dari sumber yang memiliki wewenang tinggi di lingkungan kepresidenan.***
Artikel Terkait
Selain penuhi hak karyawan yang kena PHK di Sritex Group, Wamenaker ungkap akan hapus batasan usia untuk mencari kerja: Jangan dipersulit
Setelah dinyatakan bangkrut dan PHK ribuan karyawan, ini besaran aset Sritex yang akan dikuasai kurator
Rincian utang Sritex dibongkar, mencapai puluhan triliun yang membuat bangkrut dan PHK semua karyawan
Kondisi Sritex ambruk, akankah karyawan yang kena PHK tetap dapat pesangon? ini penjelasan kurator
Karyawan Sritex yang terdampak PHK terancam tak dapat THR, DPR RI sampaikan pernyataan ini
150 Karyawan yang sudah di-PHK dipanggil untuk bekerja kembali di Sritex, ini tugas barunya
Susul 150 karyawan, ribuan pekerja Sritex yang di-PHK akan segera dipekerjakan lagi, Mensesneg: Semuanya nanti akan kembali bekerja