Menyusul amandemen konstitusi yang disetujui dalam referendum pada 16 April 2017, yang membuka jalan bagi Presiden untuk menjadi anggota partai, Erdogan terpilih kembali pada Kongres Besar Luar Biasa ke-3 yang diadakan pada tahun 2017.
Erdogan kemudian kembali terpilih sebagai Presiden Turki dengan perolehan 52,59 persen pada suara pada pemilihan Presiden yang diadakan pada tahun 2018 lalu.
Presiden Turki itu mengambil sumpah jabatannya pada tanggal 9 Juli 2018, sebagai Presiden pertama dalam Sistem Pemerintahan Presidensial, yang dilaksanakan dengan amandemen Konstitusi yang diterima pada tahun 2017.
Setelah periode pemerintahan itu, Erdogan masih menarik suara masyarakat turki usai kembali sebagai Presiden dengan perolehan 52,18 persen suara pada putaran kedua pemilihan Presiden yang diadakan pada tahun 2023.***
Artikel Terkait
Prabowo temui Biden, bahas penguatan kerja sama hingga situasi Gaza
Momen akrab Prabowo bareng para pemimpin dunia di balik layar KTT G20, berpegangan tangan dengan Erdogan
Bertemu MBZ, Prabowo apresiasi inisiatif pelibatan Indonesia untuk misi kemanusiaan Gaza
Presiden Prabowo yakin Malaysia akan lakukan investigasi terkait penembakan 5 WNI, ungkap sudah dibicarakan dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim
Momen kehangatan Prabowo sambut Erdogan di Istana Bogor, warga turut bergembira
Bertemu Erdogan, Prabowo ingin perdagangan Indonesia dan Turki makin kuat
Bertemu Erdogan, Prabowo sampaikan ingin produksi bersama industri pertahanan RI dan Turki