Sri Mulyani beri respon permintaan BGN tambah anggaran MBG Rp100 triliun, ungkap banyak UMKM yang akan terbantu

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 05:08 WIB
Sri Mulyani memberikan respon tentang penambahan anggaran MBG Rp100 triliun (Instagram.com/smindrawati)
Sri Mulyani memberikan respon tentang penambahan anggaran MBG Rp100 triliun (Instagram.com/smindrawati)

“Apabila sebuah perusahaan telah mendapatkan purchasing order untuk makan bergizi gratis, dia seharusnya bisa mendapatkan kredit untuk bisa modal kerja maupun dari sisi kemampuan untuk memenuhi kebutuhan itu," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Nyinyiran media Vietnam ini bisa jadi pelecut semangat Garuda U-20 yang bakal hadapi India di Mandiri Challenge Series 2025

Target besar Presiden Prabowo dan tambahan anggaran Rp100 Triliun

BGN memiliki anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis ini sebanyak Rp71 Triliun sampai akhir tahun dengan target penerima manfaatnya sejumlah 15 juta.

Namun, Presiden Prabowo memberikan instruksi baru untuk mencapai target 89 juta penerima manfaat.

Dengan target baru tersebut, BGN perlu dana tambahan dari sebelumnya.

Dadan menyebut nominal Rp100 Triliun untuk bisa memenuhi target yang diberikan oleh Presiden Prabowo.

“Tapi karena Pak Presiden ingin melakukan percepatan, 'Kalau mulai September, berapa dana yang dibutuhkan?'” kata Dadan menirukan pertanyaan Presiden saat bertemu media di Hotel Bidakara Jakarta pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Baca Juga: Penembakan 5 WNI oleh polisi Malaysia, Kemlu dan KBRI Kuala Lumpur jamin pendampingan hukum

“Kami jawab, 'Tambahan Rp100 Triliun,’ ingat sekali lagi, Badan Gizi sudah punya Rp300 Triliun, dan itu akan dilaksanakan," ujar Dadan saat itu,

Mitra MBG dari para pelaku usaha rakyat dari UMKM hingga Koperasi

BGN dan UMKM berkolaborasi untuk pelaksanaan MBG sesuai dengan program terbaru pemerintah.

UMKM yang bergabung sebagai mitra untuk MBG memiliki syarat yang harus dipenuhi.

Paling utama adalah mitra adalah usaha yang bergerak di bidang makanan bergizi dengan bentuknya sebagai UMKM, koperasi, atau lembaga lain yang relevan.

Pemerintah tak melupakan petani dan potensi pangan lokal dalam MBG ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X