Pada masa itu, orang tua Tanoko berusaha keras untuk menghidupi keluarganya dengan berjualan barang-barang bekas dan mengayuh sepeda dari Singosari untuk menjual hasil bumi ke Kota Malang, Jawa Timur.
“Kala itu tidak bisa berdagang, akhirnya hidup terlunta-lunta selama beberapa tahun. Tapi ayah saya orangnya luar biasa sekali, pekerja keras,” tegas Tanoko.
Tanoko menilai kedua orang tuanya adalah pribadi pekerja keras karena tak sekalipun mengeluh meski bisnisnya terhambat karena belum ada izin sebagai warga negara Indonesia.
Baca Juga: Rangkuman terobosan 15 hari pemerintahan Prabowo, tangkap puluhan koruptor hingga copot pejabat
Dahulu, bos produk Aviant dan Cleo itu juga pernah hanya memakan ikan teri dan sego jagung dan sulit untuk makan lauk pauk mewah, seperti ayam goreng.
Mengintip perjalanan bisnis Tanoko
Pada tahun 1982, Tanoko diajak ayahnya untuk bergabung dengan PT Avia Avian. Tanoko ditugaskan untuk membangun citra produk Avian di kalangan masyarakat, padahal pabrik catnya kala itu masih belum ada.
Namun, sang ayah mengajarkan sikap optimis kepadanya dengan menyebut akan menjadikan Avian sebagai perusahaan cat terbesar di Indonesia.
Industri cat ini merupakan bisnis pertama yang dimiliki keluarga Tanoko, dan kini memiliki reputasi yang baik dengan para importir yang konsinyasi atau bersepakat membagi keuntungan bersama Avian.
Baca Juga: SeskoAD apresiasi kemampuan PT Dahana dalam produksi bahan peledak militer
Kemudian pada tahun 2003, Tanoko mulai merambah bisnis minuman air mineral kemasan Cleo. Meski di bidang yang berbeda dari Avian, namun fokus Tanoko bukanlah untuk mencari keuntungan semata, namun juga ingin bermanfaat untuk masyarakat.
Menurutnya, mindset itu membuat bisnis Cleo bertumbuh besar karena berasal dari pikiran yang positif.
“Semua (kesuksesan) itu berasal dari pikiran yang positif, targetnya jadi orang yang bermanfaat buat orang banyak. Kalau saya memikirkan kebaikan untuk orang lain, itu hasilnya luar biasa,” tutup Tanoko.
Itulah kisah inspiratif Hermanto Tanoko, pengusaha kaya asal Surabaya yang sukses membangun bisnis produk cat Avian dan produk minuman kemasan Cleo.***
Artikel Terkait
Pengamat nilai langkah Prabowo kemahkan anggota kabinet di Magelang cara tingkatkan disiplin dan ketangguhan
Bincang bisnis era digital di Kampus FISIP UNDIP Semarang, Promedia ajak para mahasiswa berani jadi pengusaha media
Irwan Hidayat, pria sederhana yang jadi sosok dibalik kesuksesan Sido Muncul yang kini kantongi laba miliaran rupiah
Wow! anak petani yang berani bisnis jualan barang murah ini, kini punya 5.000 toko di 100 negara, siapa dia?
Serikat Buruh apresiasi langkah Prabowo selamatkan 20 ribu buruh PT Sritex Indonesia
Tokoh tani Desa Citrajaya ini minta Pemkab Subang perhatikan dan fasilitasi para petani lokal
Pemilik HokBen ini ternyata dulu cuman seorang karyawan yang pilih terjang kerasnya Kota Jakarta dengan bekal pas-pasan