Pj. Bupati Subang tandatangani MoU dengan PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres terkait kemitraan pelatihan dan penempatan tenaga kerja

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Selasa, 23 Juli 2024 | 11:25 WIB
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran tandatangani MoU kemitraan dengan PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres, Senin 22 Juli 2024
Pj. Bupati Subang, Dr. Imran tandatangani MoU kemitraan dengan PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres, Senin 22 Juli 2024

GENMILENIAL.ID - Pj. Bupati Subang, Dr. Imran melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres tentang pelaksanaan kemitraan pelatihan dan penempatan tenaga kerja di Kabupaten Subang.

MoU ditandatangani oleh PJ. Bupati Subang, Direktur General Affairs / employee relations PT. TKG Taekwang, Yanuar Much Riady dan Vice President PT. Evoluzione Tyres, Sigit Wibisono yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati II. pada Senin 22 Juli 2024.

Baca Juga: Medium penting dalam dunia akademik, ini penjelasan seputar jurnal dan ciri-cirinya

Sesditjen Politik dan PUM Kemendagri ini juga sangat mengapresiasi kepada PT. TKG Taekwang Indonesia dan PT. Evoluzione Tyres yang sudah bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Subang dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Subang.

"Dengan MoU dua perusahaan besar multinasional PT. Evoluzione Tyres dan PT. Taekwang, ini sebuah langkah strategis kita untuk menangani masalah ketenagakerjaan nanti untuk beberapa tahun mendatang," kata Dr. Imran.

Lelaki asal Aceh itu juga menjelaskan bahwa penanganan ketenagakerjaan harus ada keberlanjutan, bukan hanya pada saat perekrutan tetapi juga bagaimana mempersiapkan pelatihan SDM untuk mempersiapkan calon tenaga kerja.

Berdasarkan data BPS Kabupaten Subang tahun 2023, bahwa angka pengangguran di Kabupaten Subang terus menurun 3 tahun terakhir, tahun 2023 Subang berada di angka 7,65 tetapi angka tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata angka Jawa Barat yakni 7,44.

Baca Juga: Hati-hati, ini efek samping konsumsi kecubung, bisa picu halusinasi

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Subang, khususnya di bidang industri semakin menggeliat dengan banyaknya investor luar membangun perusahaan yang berdiri dan beroperasi di Subang.

"Yang bisa menghidupkan daerah ke depan itu hanya investasi, bila investasi masuk maka PAD akan naik dan bila kita tidak mendukung investasi maka PAD tidak akan masuk karena dana transfer akan terus berkurang dari tahun ke tahun sehingga kita harus waspadai," kata Dr. Imran.

"Tolong dijaga investasi yang ada di daerah, Tolong amankan pemerintahan desa, oknum dan organisasi kemasyarakatan jangan sampai mengganggu investasi," tambahnya.

Dr. Imran juga mengatakan bahwa Kabupaten Subang butuh Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk bisa membangun Kabupaten Subang, sehingga setap pihak harus bersama-sama bersinergi dalam melaksanakan MoU berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Tegas! Jaksa Agung ST Burhanuddin minta jajaranya agar netral pada Pilkada 2024

Ia juga berharap bahwa kedepanya MoU tidak hanya berjalan di dua perusahaan tersebut saja, namun juga bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Subang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X