Meski belum dapat memastikan kapan penetapan resmi dilakukan, Beni menegaskan proses administrasi kini tengah berjalan, menunggu finalisasi dari Dinas Sosial, Bupati, hingga Gubernur sebelum diajukan kembali ke pusat.
Sementara itu, dokumentasi sejarah Raden Ama Poeradiredja telah diabadikan dalam buku yang kini telah diterbitkan oleh Museum Subang.
“Buku sudah dibuat oleh Museum Subang. Jumlahnya saya belum tahu pasti, tapi itu penting untuk generasi sekarang agar tahu siapa Raden Ama sebenarnya,” tutup Beni.