Menurut Agus Masykur Rosyadi, sinergi antara budaya dan ekonomi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Hari jadi Kabupaten Subang adalah milik seluruh masyarakat. Ini waktu untuk bergembira sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah,” katanya.
Baca Juga: Evi Nur’Afiah dorong UMKM dan bank sampah di Dapil 1, solusi ekonomi dan sampah Subang
Diharapkan digelar merata di seluruh Subang
Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih kreatif dan menjangkau seluruh wilayah.
Tidak hanya terpusat di perkotaan, hiburan rakyat seperti Bajidor diharapkan bisa hadir di berbagai kecamatan agar semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Bajidor tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang sebagai kekuatan sosial dan ekonomi di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Taman Ismail Marzuki, Oase seni dan budaya ditengah Ibukota
Jenis-jenis aliran seni rupa dan ciri khasnya
Lestarikan seni tradisional Subang, Kabid Kebudayaan akan museumkan benda-benda seni yang terancam punah
Teater dalam arus peradaban modern, bagaimana kesenian ini bisa bertahan?
Mengusung tema kearifan lokal, SMPN 1 Cibogo gelar panen karya menampilkan berbagai kesenian dan kuliner lokal
Gelar P5, para pelajar SMPN 1 Subang tampilkan berbagai macam kesenian daerah yang memukau
Ruwatan Bumi Desa Rancaudik: Kang Akur tekankan pentingnya gotong royong dan pelestarian budaya