Selain menyampaikan kritik, Acha juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam merespons kebijakan publik.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal program pemerintah agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
Baca Juga: Buka puasa bersama BPBD dan Tagana, Kang Rey beri kadeudeuh untuk relawan di Subang
“Kita respons dong, masa diam saja. Ini negara kita, pajak kita,” tulisnya.
Acha juga menyampaikan pernyataannya dengan nada jenaka, menyebut dirinya “sudah seperti Rocky Gerung,” sebagai bentuk penegasan agar publik menanggapi isu tersebut dengan bijak.
Tuai pro dan kontra warganet
Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian pengguna media sosial menyatakan sepakat dengan kekhawatiran Acha terkait transparansi program.
Namun, tidak sedikit pula yang menilai program MBG tetap memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil dan keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Baca Juga: Sentuhan Ramadan Kang Rey, 276 petugas kebersihan Subang terima kadeudeuh dan sembako
Perbedaan pandangan tersebut memperlihatkan bahwa isu MBG masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Hingga Rabu, 18 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 109 ribu pengguna Instagram.
Belum ada keterangan lanjutan dari Acha Septriasa terkait unggahannya yang viral tersebut.***
Artikel Terkait
Viral eks akuntan SPPG Sukabumi bongkar dugaan mark up pengadaan beras program MBG
Dokter Dion Haryadi soroti viral menu lele MBG di SMAN 2 Pamekasan, pertanyakan distribusi SPPG
SPPG Cikole Sukabumi akui lalai usai bagikan menu MBG ikan nila yang masih mentah hingga sampai ke tangan siswa
Pandji Pragiwaksono sentil menu fish and chips MBG Ramadan di Solo, wali kota turun tangan
MBG TK di Rawajitu Timur Lampung telat dibagikan, wali murid soroti buah semangka yang masih mentah
Viral mobil MBG dihadang siswa di SMPN 2 Sokaraja Banyumas, diduga telat distribusi
Curhatan guru di Semarang saat pembagian MBG, mengaku pulang telat karena harus rapikan ompreng