Cerita Chua Kotak saat melayat ke rumah duka Vidi Aldiano, ungkap suasana hangat dari keluarga almarhum

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 8 Maret 2026 | 13:59 WIB
Chua Kotak menceritakan kehangatan yang diberikan keluarga Vidi Aldiano saat datang melayat ke rumah duka (Instagram/chuakotak - vidialdiano)
Chua Kotak menceritakan kehangatan yang diberikan keluarga Vidi Aldiano saat datang melayat ke rumah duka (Instagram/chuakotak - vidialdiano)

“Jujur, malah kami yang hampir menangis karena berduka. Melihat Sheila setenang dan sekuat itu membuat kami ikut berusaha tegar. Masa iya kami yang malah menangis, ya kan,” sambungnya.

Ditenangkan ibu Vidi dan pesan agar tak kehujanan dari ayah Vidi

Lebih lanjut, Chua menceritakan momen pertemuannya dengan kedua orang tua Vidi.

Baca Juga: Delpedro Cs bebas dari kasus penghasutan demo, poster Affan Kurniawan dinilai solidaritas

Menurut Chua, ibu Vidi bergantian menyalami para tamu dan terus mengucapkan terima kasih.

“Tatapannya juga sangat hangat. Sikapnya benar-benar seperti seorang ibu yang mengayomi anak-anaknya,” ujar Chua.

“Senyumannya sangat cantik dan manis. Saat bersalaman, tangannya juga mengusap-usap tangan dan pundak kami dengan lembut,” tambahnya.

Ketika sahabat dan tamu lain datang sambil menangis, kata Chua, ibunda Vidi justru bergantian menenangkan mereka.

Sedangkan saat bertemu ayah Vidi ketika hendak berpamitan untuk pulang, Chua mengungkapkan bahwa mereka diingatkan agar tidak kehujanan karena malam itu turun hujan deras.

Baca Juga: Gus Miftah ajak rawat kebhinekaan dalam ngabuburit lintas Iman di Gereja Sleman

“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya Almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu. Masya Allah, kami bahkan merasa iri dalam arti haru melihat tamu yang tidak berhenti datang dari berbagai kalangan padahal saat itu sudah lewat jam 12 malam,” paparnya.

“Jalanan masih macet oleh mobil yang datang silih berganti dan beliau berpulang di bulan suci Ramadan. Masya Allah,” tukas Chua.

Sementara itu, Vidi Aldiano telah dimakamkan dengan diantar oleh keluarga, kerabat, dan para sahabat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu pagi, 8 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X