edukasi

Dedi Mulyadi soroti cara belajar matematika di Jabar: Guru harus ubah pola mengajar

Selasa, 15 September 2026 | 19:27 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat berbicara di hadapan peserta Pelatihan Guru Matematika metode GASING di Subang, Selasa, 15 September 2026 (Dok. Istimewa)

Guru diminta ubah pola pembelajaran

Dedi mengatakan perubahan terhadap pembelajaran matematika di Jawa Barat harus dimulai dari para guru.

Baca Juga: Komentar menohok anak Purbaya usai reshuffle: Akhirnya bapak tidur nyenyak, balik jadi trader

Karena itu, pelatihan metode GASING menjadi salah satu upaya untuk membekali guru dengan pola pembelajaran yang lebih menarik.

“Kita akui sistem yang ada sekarang harus dikoreksi. Hari ini saya mencoba ingin mengubah anak-anak Jawa Barat, dimulai dari guru-gurunya dulu. Guru-guru di Jawa Barat mengubah pola pendidikan matematikanya,” ujarnya.

Melalui perubahan tersebut, Dedi berharap guru dan siswa di Jawa Barat memiliki kemampuan matematika yang semakin baik.

Ia juga berharap perubahan pola pembelajaran dapat mendukung lahirnya generasi Jawa Barat yang unggul.

Baca Juga: Manajer sudah direkrut, gedung sudah dibangun, kapan Kopdes Merah Putih mulai berbisnis?

“Saya ingin anak-anak Jawa Barat, guru matematikanya dan muridnya hebat-hebat,” ungkapnya.

Metode GASING diharapkan bikin matematika disukai

Metode GASING atau Gampang, Asyik, dan Menyenangkan diperkenalkan dalam pelatihan yang diikuti para guru matematika di Kabupaten Subang.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur turut menghadiri kegiatan tersebut.

Ia menilai pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu mengubah pandangan siswa terhadap matematika.

Baca Juga: Dua napiter dapat pembebasan bersyarat dari Lapas Subang, dikawal Densus 88 hingga BNPT

“Selama ini matematika menjadi momok bagi sebagian anak-anak. Mudah-mudahan dengan metodologi yang mengasyikkan, matematika bukan menjadi pelajaran yang ditakuti, tetapi disenangi,” kata Kang Akur.

Halaman:

Tags

Terkini